Disdikda Bojonegoro Terbitkan Larangan Perayaan Valentine
Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro menerbitkan surat edaran larangan merayakan hari Valentine. Surat edaran tersebut disebarkan ke seluruh SD dan SMP baik Negeri maupun Swasta.
Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro menerbitkan surat edaran larangan merayakan hari Valentine. Surat edaran tersebut disebarkan ke seluruh SD dan SMP baik Negeri maupun Swasta.
Menjelang hari Valentine Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro meminta agar penjualan kondom tidak dijual sembarangan.
Penjualan alat kontrasepsi kondom di Kota Bojonegoro mengalami penurunan permintaan sejak memasuki awal bulan ini.
Hari valentine, 14 Februari identik dengan pasangan dua sejoli mengungkapkan perasaan kasing sayang mereka. Ironisnya, tak jarang pula moment itu dimanfaatkan untuk meluapkan rasa sayang yang berlebihan pasangan yang belum memiliki ikatan sah suami istri.
Untuk mencegah maraknya praktek seks bebas kalangan remaja di Kabupaten Bojonegoro menjelang valentine pada tanggal 14 Februari mendatang, apotek mulai selektif terhadap pembeli yang datang untuk mencari kondom. Sebab, hari valentine biasanya sering dibuat aksi yang salah dan hura-hura bersama.
Momen hari kasih sayang atau yang sering disebut Valentine Day dimanfaatkan oleh kaula muda maupun pria dewasa untuk memberikan sesuatu hadiah kepada seseorang yang spesial. Hadiah yang diberikan pun bentuknya beragam seperti boneka maupun cokelat.
Menjelang peryaaan valentine day yang jatuh pada tanggal 14 Februari mendatang, beberapa pedagang pernak-pernik di pasar maupun di beberapa pusat perbelanjaan di Kabupaten Bojonegoro mulai menyambut dengan berbagai persiapan.