Waspada Corona, Jangan Panik
Rapid Test Pedagang di Dua Pasar, 82 Orang Reaktif
Rapid Test Pedagang di Dua Pasar, 82 Orang Reaktif
Rapid Test Pedagang di Dua Pasar, 82 Orang Reaktif
Sejumlah pedagang menyesalkan pemberitaan hasil rapid test Pasar Kota Bojonegoro beberapa waktu lalu. Pemberitaan tersebut dikawatirkan menyebabkan pembeli takut pergi ke pasar. Apalagi pesan berantai whatapps telah beredar luas dengan menyebutkan identitas pedagang tersebut.
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kembali melakukan Rapid Test terhadap para pedagang sayur dan pedagang rengkek di pasar Banjarejo dan pasar Dander.
Tak hanya dilaksanakan di Pasar Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, rapid test atau tes cepat untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus corona sejak dini, juga dilakukan di Pasar Dander, Sabtu (9/5/2020) pagi.
Banyak Negara di dunia yang beralih dari ekonomi akibat dampak wabah Covid-19 ini, guna mengembalikan sektor ekonomi perdagangan dan industri. Hingga banyak industri perhotelan yang mengubah strategi bisnisnya untuk tetap bertahan ketika Pandemi ini.
Di tengah pandemi di saat Pemkab Bojonegoro tengah gencar memutus rantai Corona dan memberlakukan jam malam, namun ada saja, sepasang muda-muda bukan suami isteri yang mencoba mengambil kesempatan itu, dengan berduaan di dalam dalam kamar kos.
Tren warga yang positif Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Bojonegoro terus meningkat. Dari 12 terkonfirmasi, hari ini, Kamis (7/5/2020) bertambah menjadi 15 orang.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dini hari tadi, Kamis (7/5/2020) menggelar Rapid Test kepada para pedagang yang ada di Pasar Kota Bojonegoro. Dari 269 pedagang yang dilakukan Rapid Test, 86 pedagang dinyatakan reaktif Covid-19.
Sebagian besar pasar di Bojonegoro belum menerapkan physical distancing. Hal itu disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan di Pendopo Kabupaten, Kamis (7/5/2020) bersamaan rilis hasil rapid test pedagang pasar kota.Â
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan melakukan rapid test secara acak terhadap sekitar 269 orang baik pedagang, penjual sayur keliling maupun pengunjung, di PasarKota Bojonegoro, Kamis (7/5/2020), guna memetakan penyebaran virus corona (Covid-19).