Deklarasi Kampung Silat Disambut Positif Pengurus Rumah Adat
Penyelenggaraan Deklarasi dan Ikrar Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Malo di Rumah Adat Sesepuhan Desa/Kecamatan Malo mendapat respon positif dari pengurus setempat.
Penyelenggaraan Deklarasi dan Ikrar Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Malo di Rumah Adat Sesepuhan Desa/Kecamatan Malo mendapat respon positif dari pengurus setempat.
Pasca kebakaran hutan yang berada di BKPH Clebung, Kecamatan Bubulan sangat berimbas pada kehidupan warga sekitar. Selain kondisi hutan kering dan gersang, hawa panas matahari juga semakin menyengat. Tak hanya itu, sebagian warga setempat mengaku kesulitan mencari pakan ternak.
Kebakaran kembali terjadi, kini menimpa rumah ilik Kamidi (70) warga Desa Turigede RT 04/RW 01 Kecamatan Kepohbaru, Minggu (17/9/2017) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB.
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Bojonegoro dari bulan Januari hingga Agustus lalu mencapai 42 kali dengan tren meningkat. Terkait hal ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro terus melakukan siap siaga meluncur apabila ada laporan dari masyarakat.
Pengemudi truk Mitsubishi nopol S 8303 AB, Adam Malik yang menabrak rumah Agus Salim (45), hingga roboh, di jalan Poros Utama Kecamatan ( PUK) Gondang-Sekar, turut Dusun Kedungnongko, Desa/Sekar pada, Kamis (24/8/2017) masih dalam perawatan.
Korban pemilik rumah yang ambruk akibat kecelakaan truk yang dikemudikan Adam Malik, atas nama Agus Salim (45) dan istrinya Hartini (30), mendapatkan santunan uang sebesar Rp61 juta.
Pekarangan rumah biasanya ditanami bunga. Namun, inovasi lain dilakukan salah satu warga di Dusun Bilo, Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Ari Nirwana. Dia menyulap pekarangan rumah untuk ditanami lemon.
Tiga kecamatan dari 28 daerah di Kabupaten Bojonegoro perlu diwaspadai karena sering terjadi kebakaran. Sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa tersebut dapat diminimalisir.
Warga Perumahan Wisma Indah, Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, membagikan 1100 bungkus daging kurban, Jumat (1/9/2017).
Kenyataan pahit harus dialami Agus Salim (35) dan Hartini (30) warga Dusun Kedungnongko, Desa/Kecamatan Sekar. Sebab, rumah dan tempat tinggal yang baru saja mereka bangun harus hancur berkeping -keping.