#blokBojonegoroTV
Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk
Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk
Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk
Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggul di daerah Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, turut Dusun Besaran Desa Ngasem.
Multiaxle truk-1 yang membawa absorber section 2 dengan berat 98 ton akhirnya mendarat dengan selamat di lokasi proyek GPF Jambaran Tiung Biru (JTB). Sedangkan Multiaxle truk-2 yang membawa absorber section 3 saat ini di rest area jembatan timbang Baureno.
Sempat membuat heboh masyarakat Kabupaten Bojonegoro, utamanya di wilayah timur, multiaxle-1 yang membawa absorber section 2 dengan berat 98 ton akhirnya mendarat dengan selamat di lokasi proyek GPF Jambaran Tiung Biru (JTB), tepatnya alat tersebut diparkir di pintu utara Main Gate GPF JTB.
Hari Sabtu, (7/12/19) sekitar pukul 04.00 WIB pagi, alat berat yang memuat pipa raksasa untuk proyek lapangan gas Jambaran Tung Biru (JTB) telah tiba dan masuk di wilayah kota Bojonegoro, hingga saat ini truk bermuatan super jumbo tersebut berhenti sejenak di rumah makan Mandiri, Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Pemadangan unik tersaji saat kendaraan pengangkut alat berat proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) melintas. Tepatnya sekitar pukul 00.05 WIB, Sabtu (7/12/2019) dinihari di jembatan turut Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Sepanjang jalan raya yang dilewati kendaraan pengangkut alat berat proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), warga sudah berada di tepi jalan. Sebab, mereka sudah mengetahui jadwal moving dimulai pukul 22.00 WIB.
Alat berat yang akan dipasang di proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) tengah melintasi jembatan di wilayah Balen, yakni Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Jumat (6/12/2019) malam.