Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim lahir di Jombang, Jawa Timur, 1 Juni 1914. Ia adalah ayah dari Presiden Indonesia keempat, Abdurrahman Wahid dan Menteri Agama Pertama di Indonesia. Kiai Wahid Hasyim merupakan anak kelima dari Pasangan Kiai Hasyim Asy'ari dan Nyai Nafiqah.
Saat pandemi covid-19 mulai masuk Negara Indonesia sekitar bulan Maret 2020, semua bergerak dan pemerintah langsung menerapkan kebijakan-kebijakan untuk menekan laju penyebaran Virus Corona, termasuk hingga ke daerah-daerah seperti di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Hingga tanggal 19 Oktober 2021, update perkembangan Covid-19 di Jawa Timur terus menunjukkan tren yang baik, lantaran semua kota/kabupaten berada di risiko rendan penyebaran virus corona atau zona kuning. Hal itu seperti data update dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.
Kebakaran terjadi di salah satu toko obat pertanian di Dusun Jeblokan, Desa Bakulan, RT/06, RW/02, kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (15/10/2021).
Selain mendirikan posko siaga lebaran 2021, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro juga melakukan patroli. Hal itu dilakukan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Intensitas Hujan Tinggi Jalan Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Reporter: Lizza Arnofia
blokBojonegoro.com - Intensitas curah hujan yang tinggi menguyur wilayah Bojonegoro sore tadi, Jumat (12/03/2021) mengakibatkan sebagian wilayah Kota yang berada disepanjang Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kadipaten, Bojonegoro terendam banjir air genangan.
Tampak di sepanjang Jalan Teuku Umar, hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB tersebut menggenangi jalan protokol hingga mencapai 30 centimeter, dan membuat beberapa pengendara motor kuwalahan saat akan mengemudikan kendaraannya.
"Hujan deras sore tadi disertai petir, saya lewat banjir air genangan mencapai 30 centimeter sepanjang Jalan Teuku Umar," ungkap Dita pengendara kendaraan bermotor asal Kelurahan Sumbang.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, banjir air genangan yang melanda di sekitar Jalan protokol Kota Bojonegoro atau Jalan Teuku Umar memang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi.
Pihaknya juga meminta warga atau pengendara kendaraan bermotor untuk berhati-hati saat melintas, terlebih saat terjadi banjir.
"Benar karena curah hujan yang cukup tinggi, maka perlu diwaspadai terjadinya banjir air genangan di sekitar wilayah Kota. Kami juga mengimbau bagi warga untuk berhati-hati saat melintas," tutup Eko Susanto. [liz/lis]
Intensitas curah hujan yang tinggi menguyur wilayah Bojonegoro sore tadi, Jumat (12/03/2021) mengakibatkan sebagian wilayah Kota yang berada disepanjang Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kadipaten, Bojonegoro terendam banjir air genangan.