Disperta Bojonegoro Tak Bisa Beri Bantuan Modal Tapi Program
Sebagai pahlawan ketahanan pangan, petani memiliki sejumlah problem klasik untuk olah lahan pertanian hingga proses panen. Mulai dari kesusahan pupuk, hingga permodalan olah pertanian.
Sebagai pahlawan ketahanan pangan, petani memiliki sejumlah problem klasik untuk olah lahan pertanian hingga proses panen. Mulai dari kesusahan pupuk, hingga permodalan olah pertanian.
Meski beberapa hari terakhir Kabupaten Bojonegoro kerap hujan lebat dan angin kencang, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Malang memperkirakan bulan April ini masa peralihan atau pancaroba memasuki musim kemarau.
Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) merupakan program asuransi yang ditujukan bagi para petani padi. Baik pemilik maupun penggarap dengan memberikan kepastian adanya jaminan modal biaya produksi untuk pertanaman berikutnya.
Pertanian organik di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, terus berkembang. Sistem pertanian ramah lingkungan dari program Corporate Social and Responsibilty (CSR) Pertamina EP Field Cepu Zona 11 ini semakin diminati petani setempat
Melihat banyaknya populasi tikus yang terus meningkat tentu akan mempengaruhi tanaman para petani, sehingga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro (Disperta) menggelar lomba tangkap tikus dan dihargai Rp2.000 per ekornya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, selaku Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemerintah, ingin memperkuat visi dan misi DEN khususnya dalam upaya mempercepat pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) di Tanah Air.
Pertanian memerlukan sumberdaya manusia yang tinggi untuk berusaha tani, hubungan erat untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Dalam upaya meningkatkan sumberdaya manusia petani di wilayah kecamatan Kapas, Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU) Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro mengadakan Diklat Kader Tani di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kapas, Minggu (4/4/2021).
Guna memenuhi kebutuhan air dalam berbagai keperluan usaha tani, maka air harus diberikan dalam jumlah, waktu dan mutu yang tepat. Apabila hal ini terlambat maka akan menggangu pertumbuhan tanaman akibat kurangnya resapan air.
Ketua Fatayat Nahdatul Ulama Kabupaten Jombang Lailatun Ni’mah mendukung Program Pertanian Durian Unggul Nusantara Kebun Agropolis. Diharapkan, kebun ini mencapai luasan cukup signifikan, hingga 250 hektar pada 2025, di kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Guna memberikan pemahaman kepada para petani pemakai air di musim kemarau ini, Pemkab Bojonegoro bersama BBWS Bengawan Solo serta pengurus pengelola air, memberikan Bimbingan tekhnis kepada HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) GHIPPA (Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air ) dan IHIPPA (Induk Himpunan Petani Pemakai Air). Kegiatan tersebut digelar di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Senin (7/9/2020).