#blokBojonegoroTV
Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional
Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional
Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional
Momentum Ramadan 1440 Hijrah, dimanfaatkan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) untuk silaturahmi dan berbagi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji. Wayahe ngaji ini disampaikan oleh ustad Suudin Aziz, M.Pd.I. Salah satu ustadz yang mengajar di Pesantren Alternatif Gubuk Taqrib, yang beralamat di Jalan Raya Tempuran RT.022/RW.002 Dusun Balong, Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pondok alternatif "Gubuk Taqrib" Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro menggelar Haul Sayyidah Khadijjah (Istri Nabi) dan Sayyidah Fatimah (Putri Nabi) yang dihadiri sedikitnya 300 warga dan santri di Gubug Taqrib di desa setempat, Rabu (15/5/2019) sore.
Pemerintah Desa (Pemdes) Bogo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, menggelar bazar ramadan yang berlangsung tiap sore di sepanjang jalan depan balai desa setempat.
Bulan ramadan tahun 2019 ini, blokBojonegoroTV mengajak warganet untuk ikut menyemarakkan bulan suci dengan hal-hal yang positif termasuk #wayahengaji.
Momentum bulan Ramadhan membuat orang untuk berlomba-lomba mencari keberkahan. Tak terkecuali kelompok arisan para ibu yang tergabung dalam Kelompok Arisan Salon Ellyra.
Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah bagi seluruh umat Islam. Di momen bulan Ramadan, setiap orang akan berkumpul bersama keluarganya.
Di bulan Ramadan 1438 H yang penuh berkah ini, tak lengkap rasanya apabila tidak dimanfaatkan untuk berbagi dengan sesama. Seperti yang dilakukan Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Majelis Daerah Korp Alumni HMI (MD. KAHMI), yang berbagi takjil berbuka puasa kepada keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bojonegoro yang berada di Jalan Veteran, Minggu (28/5/2017).
Pagi itu, Kang Samin duduk termenung di tepi Bengawan Solo. Matanya menerawang jauh, melihat bayangan sesosok manusia. Entah laki-laki atau perempuan, ia tidak seberapa mengenali. Maklum, usia Kang Samin sudah menginjak 50 tahunan, atau setengah abad.