Skip to main content

Category : Tag: Produk


Melihat Produksi Dompet Kulit Bojonegoro

Di Bojonegoro yang identik dengan kota penghasil Minyak dan Gas Bumi (Migas), memang jarang yang memproduksi dompet kulit, seperti usaha yang dirintis oleh Ahmad Mutasan sejak tahun 2004, di Desa Sarirejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Produksi Migas Indonesia Capai 90 Persen dari Target APBN

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat, produksi siap jual (lifting) migas nasional, hingga Februari 2019 sudah mencapai 90 persen dari target yang ditetapkan.

Launching 44 Event Sepanjang 2019

Bupati Luncurkan Branding Bojonegoro Produktif dan Pinarak Bojonegoro

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melaunching Kalender Event 2019. Acara yang disuguhi pagelaran drama tari dan cerita bergambar "Pesona Samin Bojonegoro" tersebut digelar di Griya MCM Bojonegoro, Sabtu (23/2/2019). Launching Kalender Event 2019 ini menjadi gebrakan Pemkab Bojonegoro yang serius menggarap wisata dan budaya.

Setiap Bulan, 1 Ton Krupuk Tahu Kedungadem Dikirim ke Luar Kota

Tak disangka, di Dusun Mojopahit Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro Jawa Timur, ada tempat produksi kerupuk tahu dalam skala yang cukup besar. Meskipun produksi sepenuhnya masih dilakukan sendiri bersama keluarga.

Pasang Surut Usaha Kapur Tulis (1)

Begini Sejarah Usaha Kapur Tulis di Bojonegoro

Tak disangka-sangka, ternyata di Kota Ledre sebutan Kabupaten Bojonegoro ada produksi salah satu alat yang sangat membantu dalam kegiatan proses belajar mengajar.

KKN IAI Sunan Giri Launching Produk Unggulan Desa Luwihaji

Mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro, membantu mengembangkan produk unggulan desa, salah satunya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan produk unggulan berupa Kacang Oven, Minggu (3/02/2019).

Didukung Pemkab, APMMIK Bojonegoro Konsisten Pasarkan Produk

Para produsen harus menyiapkan diri memasuki era digital atau yang dikenal Revolusi IndustrI 4.0, dengan terus memasarkan produksinya salah satunya menggunakan media sosial. Pelaku usaha yang tergabung APMMIK (Perkumpulan Produsen Makanan minuman dan Industri Kreatif) Kabupaten Bojonegoro yang mendapat dukungan penuh Pemkab Bojonegoro, terus konsisten pasarkan produksinya.