Skip to main content

Category : Tag: Pppk


Pemkab Bojonegoro Buka 3.942 Formasi Guru PPPK

Kabar gembira bagi para tenaga honorer, sebab jadwal seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru telah dibuka. Rencananya Kabupaten Bojonegoro, akan menerima kuota PPPK guru sebanyak 3.942 formasi.

Lebih Banyak, Bojonegoro Terima 4.087 Formasi PPPK

Seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun ini, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan sebanyak 4807 formasi. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan jumlah formasi yang didapatkan pada tahun sebelumnya yang hanya berkisar ratusan formasi.

Bupati Anna Komitmen Usulkan PPPK Guru Paling Banyak pada CASN Tahun 2022 di Bojonegoro

Dalam rangka mendidik warga Bojonegoro diperlukan tenaga pendidik yang berkualitas dan terjaminnya tenaga pendidik, pada seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2022, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah berkomitmen untuk mengusulkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru dengan formasi paling banyak yaitu 3.942.

41 Guru Terima SK PPPK Kemenag Bojonegoro

Sejumlah 41 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berada di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, hari ini menerima Surat Keputusan (SK) dan melakukan penandatanganan kontrak kerja, Kamis (30/6/2022).

Bupati Bojonegoro Serahkan SK PPPK Guru Tahap 1

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan menyerahkan SK Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru sebanyak 250 PPPK , formasi tahun 2021. Penyerahan SK PPPK di serahkan langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan yang bertempat di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Selasa pagi (10/5/2022)

Diundang Fauzan Fuadi, Perawat Bojonegoro Berharap Masuk PPPK 2022

Tidak adanya kuota tenaga kesehatan (Nakes) dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021, membuat petugas medis tidak tinggal diam. Mereka mengadukan keinginannya kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Fauzan Fuadi, agar masuk PPPK 2022.