Perubahan Bangsa di Tangan Generasi Milenial
Pesta demokrasi yang pertama kali dalam sejarah pemilihan eksekutif dan legislatif dilakukan seretak pada tanggal 17 April 2019.
Pesta demokrasi yang pertama kali dalam sejarah pemilihan eksekutif dan legislatif dilakukan seretak pada tanggal 17 April 2019.
Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal beberapa hari lagi. Keamanan dan kelancaran pelaksanaan pemilu tahun ini menjadi prioritas utama bagi Polres Bojonegoro, untuk menjaga dari segala hal yang bisa menghambat pelaksanaannya.
Kesadaran menggunakan hak pilih dalam Pemilu dan Pileg 2019 tidak hanya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro. Bahkan calon legislatif (Daleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX Bojonegoro-Tuban, M. Thobahul Aftoni mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019.
Temuan ribuan lembar Surat Suara yang rusak untuk Kabupaten Bojongeoro, hingga saat ini masih belum diganti oleh KPU pusat, padahal temuan tersebut telah dilaporkan pihak KPU Bojonegoro usai melaksanakan penyortiran dan pelipatan beberapa waktu lalu.
Tidak bijak dan tidak rasional jika memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilih dalam situasi politik saat ini. Selain itu, hak pilih yang tidak digunakan rawan untuk disalahgunakan.
Dalam rangka kunjungan kampus, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro melakukan sosialisasi bersama grup band letto di salah satu kampus yang berada di Kota Ledre, yakni di Gedung Mayor Sogo Unniversitas Bojonegoro (Unigoro), Jumat (22/3/2019) sore.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro mendatangkan grup band Latto untuk mensosialisasikan pemilu 2019. Namun sebelum konser berlangsung, band Ibu Kota itu akan mengunjungi kampus yang ada di Kota Ledre, Jum'at (22/3/2019).
KPU Bojonegoro masih terus merekap jumlah pemilih tambahan. Hingga hari terakhir, perpindahan minggu lalu, KPU Bojonegoro mencatat ada 2.516 orang mengurus pindah TPS (Tempat Pemungutan Suara).
Berkaitan dengan ramainya informasi seputar meme di sosial media terkait debat Cawapres 2019 yang pernah dirilis oleh Tirto.id, redaksi meminta maaf.
Pelipatan surat suara untuk DPRD Kabupaten telah rampung, dan diketahui ada beberapa lembar surat suara rusak di masing-masing dapil. Tidak hanya itu, diketahui di dapil III masih kurang ratusan surat suara.