Tanya Jawab Fiqih
Berkumur Ketika Saya Sedang Puasa, Bolehkah?
Sebagaimana yang kita ketahui bersama salah satu hal yang sebaiknya dilakukan atau dihukumi sunnah ketika menjalankan wudlu adalah berkumur dengan sungguh-sungguh (al-mubalaghah).
Sebagaimana yang kita ketahui bersama salah satu hal yang sebaiknya dilakukan atau dihukumi sunnah ketika menjalankan wudlu adalah berkumur dengan sungguh-sungguh (al-mubalaghah).
Puasa secara bahasa adalah menahan diri, baik dari perbuatan atau berbicara. Adapun puasa secara syara’ adalah menahan diri dari yang membatalkan menurut cara tertentu mulai dari fajar sampai tenggelamnya matahari serta di hari hari yang boleh lakukan puasa.
Islam adalah agama yang penuh rahmat, tidak membebani umatnya dengan sesuatu diluar kemampuan. Oleh karena itu dalam kondisi tertentu, Islam memberikan keringanan (rukhsah). Termasuk disaat puasa Ramadan seseorang boleh tidak puasa dalam kondisi tertentu.
Perlu diingatkan kembali, bahwa yang membatalkan puasa itu adalah masuknya ‘ain atau benda ke dalam rongga perut. Dikecualikan bila yang masuk ke rongga perut tersebut karena lupa, tidak tahu, atau dipaksa, atau sesuatu yang sulit dipisahkan dari air liur.
Salat Witir, menurut mayoritas ulama' hukumnya sunnah yang sangat ditekankan (sunnah muakkadah). Ia menjadi penutup salat malam seorang muslim. Berbeda dengan mayoritas ulama', madzhab Hanafi berpandangan bahwa Salat Witir hukumnya wajib.
Siklus bulanan perempuan atau yang lebih dikenal dengan menstruasi kadang tiba-tiba berubah, menjadi tidak teratur, tidak lancar, menjadi lebih lama, lebih singkat, dan seterusnya. Bahkan, seringkali perempuan yang mengalaminya merasa bingung, apakah dirinya sudah boleh mandi serta menunaikan kewajibannya atau belum. Termasuk berpuasa di bulan Ramadan.
Desa Sumodikaran resmi menjadi fokus lokasi pelaksanaan Program Inklusi yang digagas PDA Bojonegoro. Kick off program tersebut ditandai melalui kegiatan Pertemuan Multistakeholder & Kick Off Program Inklusi ‘Aisyiyah yang digelar di Balai Desa Sumodikaran pada Jumat (13/2/2026) lalu.
Kepulangan Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah, ke kampung halamannya di Kabupaten Bojonegoro berlangsung jauh dari suasana formal. Tak ada podium, tak ada pengawalan khusus. Yang ada justru obrolan hangat di sebuah warung serabi sederhana milik Siti Kusmiati di Dusun Bendo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kamis (5/2/2026).
Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bojonegoro menggelar pelatihan peningkatan kompetensi konselor pada Ahad (1/2/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro. Pelatihan yang mengusung tema “Penguatan Kompetensi Konselor ‘Aisyiyah dalam Layanan Konseling Islami” ini dirancang sebagai ruang pembekalan bagi kader agar mampu merespons persoalan keluarga dan sosial secara profesional, empatik, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) terus berupaya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Yakni dengan melakukan beberapa langkah diantaranya sinergi dengan Forkopimda dan stakeholder terkait hingga tingkat desa.