Mulai 2019 Pembangunan Drainase Belum Juga Usai Hingga Kini
Selama empat tahun kepemimpinan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, terus membangun sejumlah infrastruktur Bojonegoro sejak tahun 2019
Selama empat tahun kepemimpinan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, terus membangun sejumlah infrastruktur Bojonegoro sejak tahun 2019
Pengadaan tanah Bendung Gerak Karangnongko masuki tahap penetapan lokasi di provinsi. Proyek ini nantinya menjadi prioritas Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP Cipta Karya) terus berupaya membangun sanitasi limbah dan penyediaan air minum bersih melalui Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) di sejumlah kawasan.
Pemkab Bojonegoro terus melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur. Tak hanya ke pelosok, tetapi juga mewujudkan konektivitas antar kabupaten. Bahkan selama empat tahun, telah membangun dua jembatan antar Kabupaten. Di antaranya Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) dan Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT).
Sebagai langkah meningkatkan program di bidang pertanian, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian tahun 2022 telah membangun 83 titik Jalan Usaha Tani (JUT). Program JUT ini diperlukan untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
Dana untuk pembebasan lahan Bendung Gerak Karangnongko, Kabupaten Bojonegoro sudah disiapkan senilai Rp362 miliar. Namun, untuk lahan milik warga terdampak masih menunggu proses penentuan harga lahan atau appraisal.
Pembebasan lahan untuk pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dianggarkan di P-APBD 2022 yakni sebesar Rp516 miliar. Anggaran tersebut untuk keperluan pembelian tanah milik warga yang terdampak pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang berlokasi di Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Beasiswa pendidikan yang menjadi program Pemkab Bojonegoro bagi warganya dipastikan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2024, IPM Bojonegoro diprediksi mencapai angka tertinggi, yakni sebesar 72.08 bahkan lebih.
Persoalan Jembatan Glendeng penghubung Kabupaten Tuban dan Bojonegoro yang ditutup akibat longsor akhirnya menemui titik terang. Jembatan yang dibangun kisaran tahun 1990-an itu, asetnya sekarang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Di Bojonegoro direncanakan akan dibangun Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangunan Bendungan Gerak Karangnongko dan Bendungan Pejok. Jika sesuai tahapan, rencananya pembangunan dimulai pengerjaan tahun 2023 mendatang.