Skip to main content

Category : Tag: Pedagang


Serba-Serbi Bojonegoro

Pedagang Sayur Keliling, Bakul Blonjo, Ethek atau..?

Lek Tun, De Rip, Bek U, Yu Lis.... Begitu ucap Fatimah, pedagang sayur keliling dengan suara lantang, ketika baru berhenti di RT 02/RW 02 Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Pasutri Sukosewo, Banting Setir dari Pengusaha Mebel Jadi Produsen Tempe

Ada sebuah desa di Bojonegoro yang disebut "Kampung Tempe". Lokasinya di RT 9 / RT 02 Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Awalnya, komunitas produsen tempe ini merupakan produsen mebel. Mayoritas penduduk di RT 9 ini telah memilih usaha produksi tempe sebagai usaha rumahan. Budi dan Siti Ningsih adalah salah satu pelaku utama yang memulai usaha tempe mereka 15 tahun lalu, menggantikan usaha sebelumnya yang berfokus pada mebel.

Rasmi, Keliling Desa Jualan Botok dan Kue Tradisional Penuhi Kebutuhan

Lastri (55), seorang perempuan tangguh dari Dusun Jombang, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepuhbaru, Kabupaten Bojonegoro, telah menjalani perjuangan luar biasa selama lebih dari 10 tahun. Ditinggal mati suaminya, Lastri tidak berputus asa dan memilih untuk keliling desa-desa, membawa aneka macam kue basah dan botok adonan tradisional.

LPG Langka, Warga Kembali Gunakan Tungku Kayu, Pedagang Pilih Tak Berjualan

Kekosongan stok LPG 3 Kg yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan banyak warga kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Gas LPG 3 Kg yang mayoritas digunakan warga kalangan menengah ke bawah untuk keperluan memasak hingga berjualan makanan, mendadak hilang dari peredaran membuat warga putar otak.

Kini Beli Produk UMKM Bisa Bayar Pakai QRIS

Beli produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro, kini bisa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) atau metode pembayaran non tunai. Fitur QRIS sendiri diyakini bisa membuat produk UMKM naik kelas dan aman untuk bertransaksi.