DPRD Soroti PD BPR
Dewan: Minim Target, Modal Dihentikan
Tidak hanya meminta Direksi PD BPR Bojonegoro diganti, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta modal dihentikan. Pasalnya BUMD Pemkab Bojonegoro itu minim target.
Tidak hanya meminta Direksi PD BPR Bojonegoro diganti, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta modal dihentikan. Pasalnya BUMD Pemkab Bojonegoro itu minim target.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memberikan catatan merah para Direksi baru PD BPR Bank Daerah Bojonegoro, karena kinerjanya dianggap tidak maksimal. Sehingga legislatif meminta agar dievaluasi dan dilakukan penggantian jabatan tersebut.
Setelah bersilaturohim ke kantor DPC PPP Kabupaten Bojonegoro di Jalan Panglima Polim, Senin (24/7/2017), rombongan DPC PKB bersama Bakal Calon Bupati (Bacabup), Ana Muawanah bergeser ke kantor PDI Perjuangan yang bersebelahan dengan partai berlambang ka'bah itu.
Beberapa bakal calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Bojonegoro mulai berebut rekomendasi partai, termasuk salah satu Bacabup, Pudji Dewanto. Selain mendaftar ke DPD Partai Nasdem Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (15/7/2017), Kang PD panggilan Pudji Dewanto juga mendekati seluruh pengurus DPP Partai Politik.
Banyaknya pagu yang tak terpenuhi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2017, yang mencapai 1.363 siswa. Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, melalui Kasi Kesiswaan, Bidang SMP, Sugiharto mengatakan, bahwa kurang terpenuhinya pagu di 31 lembaga SMP Negeri di Kabupaten Bojonegoro kemungkinan karena banyak siswa yang memilih di sekolah swasta favorit.
Hari ini, Kamis (13/7/2017) batas akhir pendafataran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, setelah dibuka perpanjangan waktu sejak Senin (11/7/2017) kemarin.
Setelah dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2017, jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kebupaten Bojonegoro. Gelombang pertama pada 4-7 Juli, ternyata pagu yang belum terisi cukup banyak.
Sebanyak 31 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bojonegoro, tidak memenuhi pagu yang ditargetkan. Hal itu diketahui setelah diadakannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online pada tanggal 4-7 Juli 2017.
PPDB online tingkat SMP tahun 2017 bisa dibilang cukup membuat orang tua siswa ketar-ketir. Sebab NUN atau danem tinggi tidak menjamin akan masuk di sekolah favorit yang dituju karena harus disertai dengan bukti sertifikat prestasi non akademik.
Temuan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Bojonegoro diakui ada kesalahan, karena ada calon peserta didik baru yang menggunakan sertifikat juara internasional. Hal tersebut juga dibenarkan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro, jika tidak ada siswa di Kota Ledre juara internasional.