Antisipasi Ricuh, Lapas Bojonegoro Perketat Keamanan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro memperketat keamanan, setelah adanya beberapa kejadian narapidana (Napi) kabur, salah satunya di Rutan Sialang Pekanbaru.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro memperketat keamanan, setelah adanya beberapa kejadian narapidana (Napi) kabur, salah satunya di Rutan Sialang Pekanbaru.
Selain beberapa jenis kebutuhan pokok yang naik jelang bulan Ramadan ini, harga bawang putih paling terlihat mengalami kenaikan drastis di Pasar Kota Bojonegoro. Harga bawang putih tembus Rp60.000 per kilogram, harga imi naik drastis dari yang sebelumnya hanya dijual Rp35.000 per kilogram.
Beberapa warga mengeluhkan pelayanan yang ada di Pukesmas bantu dan Polindes di Desa Clebung dan Sumberbendo, Kecamatan Bubulan. Pasalnya, saat pasien datang untuk berobat sang Bidan kerap tak ada di lokasi.
Pasar Kecamatan Kanor yang terletak di Desa Tambahrejo, dinilai masih kurang lengkap dalam menyediakan bahan pangan maupun pakaian serta bahan-bahan kebutuhan masyarakat yang lainnya.
Walaupun sudah sering dilakukan razia di tepi Bengawan Solo oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, namun masih banyak penambang pasir mekanik nekad menambang. Penambangan dilakukan di Kecamatan Malo dengan penempatan hasil tambang di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk.
Setelah masalah penambang pasir di Dusun Pinggiran, Desa/Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro selesai, dengan melakukan penandatangan kesepakatan (MoU) kemarin, Rabu (19/4/2017). Hari ini, Kamis (20/4/2017) permasalahan tambang pasir di sungai bengawan solo kembali dikeluhkan warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor.
Sempat menjadi bahan rebutan, lokasi penambangan pasir di perbatasan Tuban-Bojonegoro ditetapkan berjarak 3 meter dari bibir Bengawan Solo.
Sejumlah warga yang bekerja sebagai penambang pasir di bantaran Bengawan Solo menandatangani kesepakatan bersama terkait peraturan pengambilan pasir, Rabu (19/4/2017).
Dipindahnya pedagang di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Kedungadem, Bojonegoro membuat pedagang banyak yang memilih untuk tidak berjualan atau malah memilih berjualan di emperan. Pasalnya, TPS yang berada di belakangan kantor BRI unit Kedungadem itu tidak dekat dengan jalan raya.
Pemindahan pedang pasar Kedungadem benar-benar tidak tepat seperti perjanjian, alias molor. Pasalnya, dari jadwal sebelumnya pedagang di pasar tersebut akan dipindahkan pada bulan Februari, namun sampai pertengahan bulan April pemindahan untuk seluruh pedagang belum juga dilakukan, pedagang masih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).