Skip to main content

Category : Tag: Panen


Banjir Bengawan Solo

Lepas Siaga Merah dan Kuning, Gini Status Siaga Hijau

Sempat Siaga Merah atau Siaga 3, status ketinggian air Sungai Bengawan Solo pagi ini telah Siaga Hijau. Posisi tersebut terjadi sejak dinihari tadi atau sekitar pukul 00.15 WIB.

Belajar dari Gunungkidul: Panen Air Hujan untuk Masa Depan Bojonegoro

Saya adalah bagian dari Bojonegoro. Di sinilah saya lahir dan tumbuh besar, menyaksikan langsung setiap tantangan yang dihadapi masyarakat. Saya tahu betul bagaimana sulitnya mencari air bersih di musim kemarau, dan saya juga merasakan ketidaknyamanan saat banjir melanda, menghancurkan jalan, jembatan dan ladang. Masalah ini bukan sekadar angka di laporan atau berita di televisi; ini adalah kenyataan yang menyakitkan bagi ribuan keluarga di Bojonegoro.

Gerakan Panen Air Hujan Bojonegoro, Solusi Atasi Krisis Air Nasional

Ketercukupan air bersih berpengaruh signifikan terhadap kesehatan masyarakat, termasuk permasalahan stunting, diare, tifus, dan penyakit kronis seperti kolera.Kemahalan air, akan semakin membebani ekonomi rumah tangga, dan meningkatkan kemiskinan.

Berita Foto

Makan di Pinggir Air Banjir Bengawan Solo

Tampak, warga tengah menikmati makan di tanggul desa, dengan pemandangan luberan air bengawan dan jagung yang tinggal terlihat sedikit, Selasa (17/12/2024).

Waspada Banjir Bengawan Solo

Kebanjiran, Petani di Kanor Panen Paksa Jagung

Luapan air Bengawan Solo masih terus terjadi sampai pukual 07.00 WIB. Bahkan, akibatnya banjir melanda di sejumlah tempat, termasuk lahan jagung milik petani di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Waspada Banjir Bengawan Solo

Kurang 31 Sm Siaga Merah, Air Masih Naik

Ketinggian air di Bengawan Solo hingga pukul 06.00 WIB masih terus bertambah. Potensi hingga Siaga Merah (Siaga 3) cukup besar, mengingat wilayah hulu masih tinggi.

Berita Foto

Jagung Dipanen Paksa, Kebanjiran Bengawan Solo

Tampak, warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sedang memanen secara paksa jagung. Sebab, lokasinya di bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.