6 Sembuh, 4 Tambahan Positif Covid-19 di Bojonegoro
Sebanyak 6 pasien di Bojonegoro dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Senin (10/11/2020). Sementara itu, tambahan kasus baru ada 4 orang.
Sebanyak 6 pasien di Bojonegoro dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Senin (10/11/2020). Sementara itu, tambahan kasus baru ada 4 orang.
Jumlah kasus sembuh dan selesai melakukan isolasi Covid-19 di Indonesia meningkat menjadi lebih dari 350.000 kasus per Kamis (5/11/2020). Dengan begitu angka kesembuhan (recovery rate) pasien Covid-19 di Indonesia mencapai lebih dari 82%. Pemerintah berterimakasih kepada 29.000 dokter umum dan spesialis, 9.600 relawan tenaga kesehatan Nusantara Sehat dan internship, juga 300 relawan ahli teknologi laboratorium medik, yang telah bekerjasama berjuang tanpa lelah selama pandemi Covid-19.
Program bantuan presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp2,4 juta kepada pelaku UMKM memberi hasil positif untuk mempertahankan bahkan mengembangkan usaha para pelakunya.
Per tanggal 5 November 2020, Provinsi Jawa Timur menempati Persentase kasus aktif Covid-19 terendah ke dua se-Indonesia.
Adanya pandemi covid-19 membuat beberapa warga tengah mengkonsumsi minuman herbal untuk menambah sistim imunitas/kekebalan tubuh saat aktivitas.
Sebanyak 261 pasien di Jawa Timur, dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Minggu (8/11/2020).
Minggu (8/11/2020) orang dinyatakan sembuh dari Covid-19 terbilang cukup banyak yakni sebanyak 6 orang. Hal itu, berdasarkan update sebaran covid 19, yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Meski begitu, masih ada pula penambahan terkonfirmasi baru yakni sebanyak 4 orang.
Terus bertambah, berdasarkan rilis Satgas Covid-19 pada https://covid19.go.id/ jumlah pasien sembuh harian dari Covid-19 bertambah lagi sebanyak 3.712 orang. Jumlah tersebut menambahkan kesembuhan kumulatif per 7 November 2020 menjadi 364.417 orang. DKI Jakarta masih menyumbang pasien sembuh harian tertinggi dengan 989 kasus dan kumulatifnya menembus angka 100.728 kasus.
Persiapan Logistik dan SDM Vaksinasi Covid-19