Alhamdulillah, 2.840 Hektare Lahan Padi Segera Panen
Dalam waktu dekat sebanyak 2.840 hektare lahan padi di Kabupaten Bojonegoro memasuki musim panen. Hal itu di ungkapkan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani.
Dalam waktu dekat sebanyak 2.840 hektare lahan padi di Kabupaten Bojonegoro memasuki musim panen. Hal itu di ungkapkan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani.
Angin kencang yang terjadi di Bojonegoro membuat tanaman padi milik petani di Kelurahan Campurrejo Kota Bojonegoro roboh diterpa angin. Angin kencang yang biasanya datang saat sore hingga malam itu akhir-akhir ini sering juga terjadi pada waktu pagi.
Gara-gara membetulkan sarung sambil masih tetap berkendara, seorang pria mengalami kecelakaan di jalur Padangan – Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Memasuki panen raya para petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluh tanamannya diserang wereng. Namun Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro mengklaim hanya ada sekitar 1.200 hektare lahan padi yang diserang wereng dari sekitar 71 ribu hektare tanaman padi.
Menjelang panen raya padi di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) mengadakan rapat koordinasi (Rakor) di kantor dinas setempat, Senin (30/1/2017). Rakor dihadiri stakeholders terkait untuk menbahas serapan gabah di Kota Ledre.
Berbagai upaya dilakukan para petani di Desa Wedi, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, karena lahan pertaniannya mulai diserang wereng. Hama yang mematikan tanaman padi tersebut membuat tanaman padi milik mereka terancam gagal panen.
Seorang pria tanpa identitas tewas seketika dengan kondisi kepala pecah usai ditabrak kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta, di Desa/Kecamatan Padangan, Bojonegoro pagi tadi.
Kasus yang menimpa anak di Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya masih saja terjadi. Namun di tahun 2016, kasus perlindungan anak yang ditangani Polres Bojonegoro paling banyak didominasi kasus persetubuhan yang jumlahnya mencapai 15 kasus.
Mulai awal Januari 2017, curah hujan di Kabupaten Bojonegoro kembali tinggi. Bahkan, hasil pengukuran mencapai 300 mili liter (ml) per detik. Ada peningkatan signifikan dibanding akhir Desember 2016 dan kondisi tersebut diperkirakan bertahan sampai akhir Januari.
Kewaspadaan ekstra harus dilakukan bagi para wanita, terutama ketika berada di pusat perbelanjaan dan tempat keramaian. Sebab, belakangan ini aksi "gendam" kembali dilakukan oleh pelaku kriminalitas di Kota Bojonegoro dengan modus yang beragam.