Skip to main content

Category : Tag: On


IDI: Kondom Bukan untuk Pasangan Pacaran

Hari valentine, 14 Februari identik dengan pasangan dua sejoli mengungkapkan perasaan kasing sayang mereka. Ironisnya, tak jarang pula moment itu dimanfaatkan untuk meluapkan rasa sayang yang berlebihan pasangan yang belum memiliki ikatan sah suami istri.

Apotek Lebih Selektif Menjual Kondom

Untuk mencegah maraknya praktek seks bebas kalangan remaja di Kabupaten Bojonegoro menjelang valentine pada tanggal 14 Februari mendatang, apotek mulai selektif terhadap pembeli yang datang untuk mencari kondom. Sebab, hari valentine biasanya sering dibuat aksi yang salah dan hura-hura bersama.

Harga Cabai Lebih Mahal Dari Daging

Harga cabai yang tak kunjung turun selama kurun satu bulan terakhir membuat sejumlah pihak resah. Harganya bahkan melampaui harga daging sapi yang selama ini terkenal tinggi. Hal itu memang terjadi lantaran faktor musim yang membuat harga bisa semahal itu

160 Bidan di Bojonegoro Ikuti Diklat PPGD

ebanyak 160 bidan di Bojonegoro mendapat pendidikan dan pelatihan penanganan pertama gawat darurat (PPGD) Obstetri dan Neonatus Angkatan I, II, III dan IV yang digelar oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Bojonegoro di Aula BKPP dan pesanggrahan Tirta Wana Dander, Senin (13/2/2017).

Pesilat Bojonegoro Jalin Keakraban Dengan Donor Darah

Ratusan pesilat di Kabupaten Bojonegoro mengadakan donor darah dan bakti sosial di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (12/2/2017). Kegiatan bersama yang diikuti belasan perguruan silat tersebut untuk menjalin keakraban sesama pesilat di Kota Ledre.

Minim Pasokan Sebabkan Harga Cabai Rp145.000

Harga Cabai rawit di pasaran akhir-akhir ini kembali meroket. Menurut pengakuan dari sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, mahalnya harga cabai ini lantaran minimnya pasokan cabai di pasar.

Harga Mahal, Pedagang Gorengan Tak Sediakan Cabai

Melambungnya harga cabai di pasaran, juga berdampak pada sejumlah pedagang makanan maupun pedagang gorengan yang biasa menggelar lapaknya di sejumlah jalan protokol Bojonegoro.