Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) mengunjungi dua anggotanya yang sangat memprihatinkan, pasalnya dua anggota PDKB tersebut mengalami Tuna Daksa sejak kecil, Minggu (26/3/2023).
Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo sudah mulai turun. Meski begitu, sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro masih terendam air luapan dari Sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, Sabtu (4/3/2023).
Luapan Sungai Bengawan Solo, yang terjadi pada Sabtu (4 Maret 2023) sekitar pukul 10.15 WIB. Mengakibatkan 3 desa yang berada di wilayah bantaran Bengawan Solo, tepatnya berada di Kecamatan Bojonegoro mulai terdampak luapan.
Meskipun sempat stabil dan cenderung menurun, tinggi permukaan sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro meluap hingga menggenangi sawah. Tampak lahan sawah di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang tengah masa panen tergenang banjir.
Kemendes PDTT menetapkan bahwa hari Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa jatuh pada tanggal 3 Maret. Dan puncak peringatan Hari RPL Desa Tahun 2023 dilaksanakan di Bojonegoro pada Jumat (03/03/2023) di GOR Utama Bojonegoro.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro tengah berlangsung panen raya. Namun harga gabah justru anjlok, keluhan sejumlah petani pun terdengar hingga Bupati Bojonegoro. Sehingga, Bupati Anna pun langsung mengunjungi ke Pabrik Bulog MRMP yang berada di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Rabu (1/3/2023).
Sakit jantung bisa terjadi secara tiba-tiba, bahkan mungkin juga tanpa keluhan apa pun sebelumnya. Kondisi itu yang kerap membuat bingung masyarakat lantaran merasa orang yang terkena serangan jantung tersebut terlihat sehat bahkan juga menerapkan gaya hidup sehat.
Akibat debit air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro meningkat. Menyebabkan 147 hektare sawah terendam, selain itu dua tanggul juga terdampak yakni di Kecamatan Baureno dan Kecamatan Kapas, Bojonegoro.
Meluapnya air Sungai Bengawan Solo, mengakibatkan aliran Sungai Loro di wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terhambat. Sehingga tinggi muka air (TMA) mengalami kenaikan yang mengakibatkan erosi pada tanggul Sungai Loro, Sabtu (18/2/2023).
Meluapnya air Sungai Bengawan Solo, mengakibatkan aliran Sungai Loro di wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terhambat. Sehingga tinggi muka air (TMA) mengalami kenaikan yang mengakibatkan erosi pada tanggul sungai loro, Sabtu (18/2/2023).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengungkapkan, untuk saat ini kondisi air Sungai Loro sudah mengikis hampir sebagian tanggul di titik erosi, dikhawatirkan jebol dan menggenangi area persawahan.
“Jika nantinya jebol, bakal mengancam tanaman padi yang baru berusia 20 hingga 25 hari di empat Desa di Kecamatan Kapas,†ungkap Ardhian.
Ardhian menambahkan, empat desa yang terancam yakni, Desa Sambiroto seluas 60 hektare tanaman padi, Desa Sukowati seluas 30 hektare, Desa Bakalan seluas 60 hektare dan Desa Semanding seluas 50 hektare.
Selanjutnya, pihak BPBD Bojonegoro telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa setempat. Untuk sementara ini, kebutuhan yang mendesak yakni, sesek 30 lembar, bongkotan 17 batang dan terpal sedikitnya 4 lembar.
“Dari Pemerintah Desa nantinya akan melaksanakan kerjabakti perbaikan tanggul tersebut,†pungkasnya. [riz/mu]