Maliogoro Jadi Tujuan Favorit untuk Ngabuburit
Maliogoro atau lebih dikenal kawasan taman MH. Thamrin, yang berdiri di atas eks. tanggul mulai ramai dikunjungi oleh pengunjung baik dari Bojonegoro maupun luar Bojonegoro.
Maliogoro atau lebih dikenal kawasan taman MH. Thamrin, yang berdiri di atas eks. tanggul mulai ramai dikunjungi oleh pengunjung baik dari Bojonegoro maupun luar Bojonegoro.
Kegiatan menjelang maghrib untuk saat ini yaitu berburu kuliner atau takjil untuk berbuka puasa. Seperti yang nampak di Pasar Wisata Bojonegoro yang terletak di Jalan Kopral Kasan Kamis (23/03/2023) sore.
Ada banyak tempat ngabuburit di Kabupaten Bojonegoro. Tentunya tempat-tempat tersebut sangat rekomended untuk mengisi waktu luang sembari menunggu waktu buka puasa, selain itu ditempat-tempat tersebut anda bisa sekalian berswafoto atau berkuliner dengan teman, pasangan bahkan keluarga sekalipun.
Hutan Taman Wisata Kahyangan Api menjadi salah satu destinasi warga Ngasem dan sekitarnya untuk ngabuburit sambil olahraga, menunggu azan magrib berkumandang, lantas berbuka puasa
Saat bulan Ramadan, masyarakat seringkali mencari tempat ngabuburit di Bojonegoro dan tak hanya melulu tempat wisata. Di antara tempat yang nyaman untuk ngabuburit ialah di hutan.
Berbagai cara dilakukan warga Bojonegoro menjelang waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan. Salah satunya adalah ngabuburit dengan berendam di aliran sungai Growgoland, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Ramadan selalu jadi momen berkesan bersama dengan keluarga, teman sekelas dulu maupun sahabat masa kini. Untuk kedua kalinya sejak Ramadan lalu, kita masih akan menjalani bulan suci ini dengan kondisi pembatasan pertemuan secara fisik.
Momentum bulan suci Ramadan sangat identik dengan berbuka puasa bersama keluarga, kawan hingga Ngabuburit dan berbagai takjil.
Banyak kegiatan yang dilakukan warga untuk menunggu waktu berbuka puasa. Seperti yang dilakukan Rizal (21), warga Ngraho, Bojonegoro ini memilih menunggu azan Maghrib dengan memancing di tempat pancingan.
Jembatan Glendeng yang membentang di atas sungai Bengawan Solo menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Tuban, hingga saat ini sisi bagian utara atau yang masuk wilayah Tuban masih longsor dan belum diperbaiki sepenuhnya.