18-21 Bisa Menjadi Momen untuk Keluraga
Quality Time, atau waktu yang sangat berharga bagi keluarga, bisa diciptakan untuk bisa berkumpul dan memberikan perhatian kepada semua anggota keluarga.
Quality Time, atau waktu yang sangat berharga bagi keluarga, bisa diciptakan untuk bisa berkumpul dan memberikan perhatian kepada semua anggota keluarga.
Memperingati Hari Anak Nasional, sekaligus Dies Natalis yang ke-10 ini, STIKes ICSada Bojonegoro menggelar Festival Obak , dengan melibatkan siswa dari 17 Sekolah Dasar di Bojonegoro untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.
Di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro ada tradisi unik tahunan yang dilakukan warga secara turun-temurun.
Lomba Menu Cipta Rasa Sego Buwohan yang dihadirkan dalam rangkaian Thengul International Folklore Festival (TIFF) memang menyedot antusiasme masyarakat Bojonegoro, terlebih lagi kehadiran Cheff Juna yang menilai lomba menu cipta rasa sego buwohan yang diikuti 28 peserta yang merupakan perwakilan setiap kecamatan.
Gebyar Lomba Menu Cipta Rasa Festival Sego Buwohan disambut gembira oleh para peserta. Lomba sego buwohan ini diikuti perwakilan sebanyak 28 Kecamatan. Pada lomba ini ada pula Cheff Juna Rorinpande sebagai juri yang menilai menu cipta rasa makanan yang disuguhkan peserta.
Chef Juna (Juri Master Chef Indonesia) tengan menilai Lomba Cipta Menu Buwohan yang diikuti seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 2019 penari thengul mulai dari siswa SD, SMP hingga SMA siap pecahkan rekor di jembatan Sosrodilogo. Para penari akan turut memeriahkan 'Thengul International Folklore Festival (TIFF)' yang akan digelar mulai 14 Juli hingga tanggal 18 Juli 2019. Selain akan memecahkan Rekor Muri Sego Buwuhan juga Tari Thengul Kolosal. Chef Juna juga direncanakan akan hadir pada acara menarik tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bakal menggelar pagelaran tari thengul masal dengan jumlah 2.019 penari dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), pada Minggu 14 Juli 2019 di Jembatan Sosrodilogo dan Lapangan Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.
Kahyangan Api merupakan salah satu wisata bersejarah di Bojonegoro, bahkan kekayaan sejarah wisata ini sudah tersiar hingga nasional. Tercatat pada tanggal 7 Juni tahun 2000, api Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-XV diambil dari Kahyangan api ini.