#InfoGrafis
Percepat Vaksinasi Covid-19 Agar Kekebalan Kelompok Terbentuk
Sejak dimulai 13 Januari 2021 lalu, pelaksanaan vaksinasi ini terus bergulir ke semua provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Sejak dimulai 13 Januari 2021 lalu, pelaksanaan vaksinasi ini terus bergulir ke semua provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro sejak Selasa (2/3/2021) hingga Kamis (4/3/2021) tetap 53 orang.
Pengurus PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi
Tahun 2021 kini tidak disediakan alokasi anggaran atau pemberian santunan bagi korban meninggal dunia akibat Covid-19. Sebagaimana disampaikan Direktur perlindungan sosial korban bencana sosial, Kementrian Sosial Republik Indonesia.
Adanya banjir yang melanda Desa Gondang, Selasa (2/3/2021) kemarin, telah menyebabkan beberapa rumah warga rusak dan lingkungan yang kotor.
Setelah vaksinasi dilakukan kepada beberapa kelompok, giliran organisasi masyarakat menerima suntikan vaksin. Termasuk pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro mendapatkan vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro.
Beberapa hari lalu, sempat digemparkan dengan kabar beberapa nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mengalami dugaan pembobolah rekening dengan penarikan saldo secara misterius.
Keterbatasan infrastruktur hingga kini masih membelenggu sejumlah permukiman di wilayah pedalaman.
Perkembangan peta zonasi risiko nasional secara kuantitatif saat ini didominasi zona oranye (sedang) dan kuning (rendah). Data per 28 Februari 2021, zona merah (tinggi) ada 11 kabupaten/kota, zona oranye 277 kabupaten/kota, zona kuning 211 kabupaten/kota, zona hijau tidak ada kasus baru 11 kabupaten/kota dan tidak terdampak 3 kabupaten/kota.
Perkembangan terkini penanganan Covid-19 per 2 Maret 2021, terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 5.712 kasus dengan jumlah kasus aktif ada 149.645 kasus atau persentasenya 11,1% dibandingkan rata-rata dunia 18,88%. Jumlah kesembuhan sebanyak 1.160.863 kasus atau 86,2% dibandingkan rata-rata dunia 78,89%. Pada kasus meninggal sebanyak 36.518 kasus atau 2,7% dibandingkan rata-rata dunia 2,21%.