Anjlok, Bawang Merah Hasil Panen Petani Hanya Rp3.000 Per Kilogram
Harapan petani di Bojonegoro selatan agar harga bawang merah semakin melonjak tak kunjung terwujud. Sebaliknya, harga bawang merah saat ini semakin anjlok.
Harapan petani di Bojonegoro selatan agar harga bawang merah semakin melonjak tak kunjung terwujud. Sebaliknya, harga bawang merah saat ini semakin anjlok.
Cinta memang tak bisa dipaksakan, pepatah itu terkadang benar adanya. Apalagi jika dipaksa menikah dengan orang yang tidak dicintai. Seperti Angga Febriyanto (22) warga Desa Sonorejo RT. 005/RW.02 Kecamatan Padangan, Bojonegoro.
Harga Bawang merah pada awal tahun 2018 di Kecamatan Sekar masih terpantau murah. Murahnya harga bawang merah sudah terjadi sejak bulan Desember 2017 lalu.
Melambungnya sejumlah harga kebutuhan pokok tidak terkecuali harga beras yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar Rp9.500, membuat masyarakat Bojonegoro kian menjerit.
Mutasi perwira dan sejumlah anggota dipimpin langsung Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro di halaman Mapolres, Senin (8/1/2018) tadi.
Jumlah kasus hamil di usia dini di Kabupaten Bojonegoro masih terbilang tinggi. Meski memiliki trend turun di tiga tahun belakangan ini, jumlah tersebut masih terbilang mencengangkan.
Diawal tahun baru 2018 ini, masyarakat Bojonegoro masih dibuat resah dengan harga sejumlah kebutuhan pokok yang masih melambung, tak terkecuali harga beras yang merupakan kebutuhan utama saat ini harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sekitar Rp9.500/kilogram.
Keberadaan sumur tiban (tiba-tiba ada) di Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, bukan hanya mengejutkan warga sekitar, namun juga membuat pemilik sawah Mujianto, yang tak lain adalah menantu Sukiran si penemu sumur jadi kebingungan. Pasalnya, kurang lebih sejak 3 minggu ini, banyak orang mendatangi lokasi sumur tiban untuk meminta air yang disinyalir punya khasiat.
Keberadaan Sumur Tiban yang ada di Dusun Ngembet, Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, tidak terlepas dari sosok Sukiran, yang merupakan ayah mertua dari Mujianto, pemilik lahan persawahan yang terdapat sumur.
Sebuah sumur tiban yang lokasinya berada di tengah area pematang sawah milik warga di Dusun Ngembet, Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro membuat gempar warga di desa setempat.