Tak Hadir Karena Sakit, 4 Siswa Ikut UNBK Susulan
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP dan MTs selesai digelar, namun dari ribuan siswa yang mengikuti ujian ada empat peserta yang tidak bisa hadir dikarenakan sakit.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP dan MTs selesai digelar, namun dari ribuan siswa yang mengikuti ujian ada empat peserta yang tidak bisa hadir dikarenakan sakit.
Meski pelaksanaan UNBK jenjang SMP dan MTs di Bojonegoro sempat terkendala mulai dari listrik mati hingga sulit login, namun pelaksanaan UNBK SMP/MTs se Bojonegoro di hari terakhir ini berjalan lancar.
Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, sempat diwarnai gangguan teknis dari pusat, sehingga membuat siswa sempat mengalami panik.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dimulai Senin (23/4/2018) ini yang dilaksanakan secara serentak.
Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) seluruh sekolah sudah dipastikan sudah siap melaksanakan UNBK yang akan dimulai tanggal 23 April mendatang.
Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Madrasah Aliyah (MA) berjalan lancar di 51 MA yang menyelenggarakan. Pada hari pertama UNBK ini, mata pelajaran (Mapel) yang diujikan adalah Bahasa Indonesia.
Saat inspeksi mendadak (Sidak) di hari terakhir pelaksanaan UNBK di Kabupaten Bojonegoro, Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, mendapati peserta UNBK di salah satu sekolah memakai Laptop saat tengah mengerjakan soal.
Memiliki generasi emas yang mengharumkan nama daerah tentu sangat membanggakan, apalagi mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah ASEAN. Pasti dalam proses itu tidaklah mudah seperti membalikkan kedua telapak tangan, butuh ketelatenan, kesabaran dan jiwa pantang menyerah, selain itu apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga sangatlah dibutuhkan untuk bisa memfasilitasi talenta-talenta muda agar bisa berkembang pesat.
Baru beberapa hari yang lalu putri daerah asal Kabupaten Bojonegoro, Illiyya Fairus mengharumkan nama Indonesia, dengan menjadi juara I qoriah dalam acara Ihtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) ASEAN tahun 2018 yang diadakan oleh Universiti Sains Islam Malaysia, Jumat-Minggu (30/3-1/4/2018).
'Buah jatuh tak jauh dari pohonnya' ungkapan pepatah yang pas disematkan untuk putri ustadz Nurul Huda, Illiyya Fairuz, yang baru saja menjadi juara I qoriah dalam acara Ihtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) ASEAN tahun 2018 yang diadakan oleh Universiti Sains Islam Malaysia Jumat-Minggu (30/3-1/4/2018).