Berita Foto
Mendung Tebal di Timur Bojonegoro
Sejak pagi, Sabtu (14/12/2024), mendung tebal tampak menggelayut di langit wilayah Kabupaten Bojonegoro sebelah timur.
Sejak pagi, Sabtu (14/12/2024), mendung tebal tampak menggelayut di langit wilayah Kabupaten Bojonegoro sebelah timur.
Sekitar 200 perwakilan Pimpinan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) dan Drwan Masjid Indonesia (DMI) mengikuti kegiatan Wokshop Masjid Ramah dan penguatan kebangsaan.
Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kali ini, program yang diusung bertajuk “Optimasi Pemanfaatan Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Website untuk Meningkatkan Produktivitas Penjualan dan Pemberdayaan UMKM Souvenir Murah Bojonegoro.â€
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Tiga nama rupabumi di Kabupaten Bojonegoro diminta untuk menjadi bahan evaluasi Pemkab Bojonegoro. Pasalnya, tiga nama rupabumi ini, menjadi sorotan beberapa kalangan, lantaran menyerupai nama seseorang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim)dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Pemungutan Pajak Daerah dalam rangka pelaksanaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.
Sebagai mitra SKK Migas-ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Bojonegoro menggelar Diskusi Kelompok Terarah antara Peserta Pelatihan Kerja dengan UMKM dampingan EMCL.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa Timur hingga kini belum membahas besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2025. Disperinaker beralasan pembahasan UMK 2025 masih menunggu surat dari Gubernur Jawa Timur.
Pepaya Tumbuh Subur di Desa, Ibu Ini Berinisiatif Mengolahnya Jadi Produk Bernilai Ekonomi. Idenya berawal saat melihat banyak pepaya terbuang sia-sia.
Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) disajikan oleh sekolah dalam bentuk nan beragam. Seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bojonegoro ini misalnya.