Skip to main content

Category : Tag: Mk


APBD Bojonegoro

Serapan APBD Bojonegoro 2025 Rendah, Baru 28 Persen dari Rp7,9 Triliun

Hingga akhir Juli tahun 2025, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro baru mencapai 28,56%. Hal ini, bisa menjadi pemicu Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang membengkak, jika tidak dilakukan percepatan anggaran.

Info UMKM

Ketua Dekranasda: Produk Kerajinan Bojonegoro Tembus Internasional

Ketua Dekranasda Bojonegoro, Cantika Wahono, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota AHJ yang telah hadir dan juga kepada pelaku UMKM Bojonegoro atas kontribusinya dalam menciptakan produk lokal berkualitas.

KKN PINTAR UNUGIRI 2025

Latih KDMP Sranak, Kades Berharap Bisa Segera Jalan

Mahasiswa KKN UNUGIRI Kelompok 2 yang berada di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menggelar pendampingan untuk pengurus Komperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menuju UNESCO Global Geopark, Bojonegoro Gandeng BRIN

Menuju UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemkab Bojonegoro melalui Forum Komunikasi Geopark menggelar diskusi keragaman geologi terpadu untuk geopark berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan stakeholder terkait, Rabu (6/8/2025) di Andrawina HOtel Aston Bojonegoro.

Berita Foto

GAYATRI Bojonegoro, Ayam Mulai Bertelur

Bantuan ayam dalam program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) Pemkab Bojonegoro ke penerima manfaat, saat ini telah mulai bertelur.

Program GAYATRI Bojonegoro, Ayam Mulai Bertelur, Terbukti Beri Bukti

Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) yang menjadi salah satu program unggulan Pemkab Bojonegoro, terbukti telah memberi manfaat bagi masyarakat. Warga penerima program di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

Kunjungan Menko PMK di Bojonegoro

RSUD Padangan, Rujukan Kabupaten Blora, Purwodadi sampai Rembang

Pemkab Bojonegoro sekarang ini berkonsentrasi tentang kesehatan. Seperti di RSUD Padangan, lanjut Bupati Wahono, sering menjadi rujukan masyarakat Jawa Tengah juga seperti Rembang, Purwodadi dan Blora. Sehingga ini menjadi peluang sehingga layanannya menjadi lebih baik.