Skip to main content

Category : Tag: Mk


Jadi Tersangka, Pemkab Tunjuk Pengganti Kabag Pemerintahan

Setelah resmi menjadi tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan gedung Kecamatan Sukosewu pada 2016, Pemkab telah menunjuk pelaksana tugas menggantikan posisi Supi Haryono, Kabag Pemerintah Pemkab Bojonegoro.

SMKN Purwosari Belajar Energi Migas

Kehidupan manusia tidak lepas dari energi. Energi menjadi kebutuhan dalam menjalankan roda kehidupan masyarakat. Baik itu energi terbarukan maupun energi yang tidak terbarukan memiliki peranan penting bagi manusia. Energi tidak terbarukan di antaranya adalah energi fosil berupa minyak dan gas.

Cabdindik Klaim Seluruh SMA/SMK Siap Laksanakan UNBK

Seluruh SMA/SMK sudah siap menghadapi Pelaksanaan UNBK tahun 2018 ini, baik sekolah SMA/SMK Negeri maupun Swasta. Kesiapan sekolah pelaksanaan UNBK itu sudah diklaim oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro.

Cabdindik Bojonegoro Lakukan Sertijab 5 Kasek Baru

Setelah beberapa waktu lalu, Kepala SMA/SMK yang baru disahkan di Surabaya, hari ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, hari ini Senin, (15/1/2018) melaksanakan serah terima jabatan kepada 5 kepala sekolah baru.

Masuk Pertama Awal Tahun, Sekda Ingatkan SKPD untuk Evaluasi

Apel pagi di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dihari pertama tahun baru 2018 ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moeljono, Selasa (2/1/2017) pagi tadi.

UMK Baru Akan Berlaku Pada Januari 2018

Setelah diketok oleh gubernur, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Bojonegoro yang baru akan berlaku pada bulan Januari 2018. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Hubungan Industri (HI) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Imam SW.

Didik Mahir Baca Quran, Pemkab Bentuk LPTQ Kecamatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada tahun 2017 ini mulai membentuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di tiap-tiap kecamatan. Tujuannya, agar potensi yang dimiliki anak di tingkat kecamatan dapat dididik sehingga mahir dalam segi tekhnik membaca.