Berbeda pendaftaran PPDB offline jenjang SMA Bojonegoro untuk siswa inklusi yang tidak satupun pendaftar, jalur PPDB offline jalur perpindahan orang tua seluruh pagu yang tersedia di SMA dipastikan sesuai pagu yang dibutuhkan.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Bojonegoro tengah menyelenggarakan acara wisuda purna siswa kelas XII tahun ajaran 2018/2019, dengan bertempat di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Senin, (17/6/2019).
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online jenjang SMA di Bojonegoro mulai dibuka hari ini, Senin (17/6/2019). Meski dalam pendaftaran PPDB online bisa dilakukan di rumah, namun ada juga sekolah yang membuka layanan. Seperti halnya SMAN 4 Bojonegoro tetap membuka layanan pendaftaran di sekolah.
Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto meninjau langsung pelaksanaan seleksi program beasiswa diploma 1 plus di Kampus IKIP Bojonegoro, Selasa (11/6/2019).
Pendaftaran untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur offline jenjang SMA bakal dibuka selama tiga hari, mulai Selasa (11/6/2019) besok. Pada PPDB Offline tersebut diprioritaskan untuk 10 persen dari pagu masing-masing sekolah.
Meski pelayanan pengambilan PIN SMA/SMK tetap buka H-2 lebaran, namun kondisi pengambilan PIN di sekolah terlihat sepi, tidak sebanyak seperti biasanya yang berjumlah 70 hingga 80 PIN yang ambil.
Meski hari raya tinggal menghitung hari, pengambilan PIN untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA maupun SMK tetap dibuka, bahkan sekolah menjadwal libur hanya pas Hari raya idul fitri hari Pertama dan Kedua.
Selasa (28/05) Wakil Bupati Bojonegoro menghadiri acara peresmian Rumah Produksi Cacing di SPR Mega Jaya Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman. Program tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) yang bekerja sama dengan UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya, yang mulai terlaksana satu tahun yang lalu. Selain itu panitia juga mengundang Balitbang Pemprov Jatim serta beberapa Dinas kab Bojonegoro diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Disperindak, Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata dan warga Dusun Ngantru.