#blokBojonegoroTV
Warga Sepakat Eks. Lokalisasi Kalisari Resmi Ditutup
Warga Sepakat Eks. Lokalisasi Kalisari Resmi Ditutup
Warga Sepakat Eks. Lokalisasi Kalisari Resmi Ditutup
Pemerintah Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro disaksikan Bupati Bojonegoro secara resmi telah menandatangani nota kesepakatan terhadap penutupan eks lokalisasi Kalisari secara permanen yang berada di Desa Banjarsari, Rabu (22/4/2020).
Tokoh masyarakat di RT11, 12, dan 13, Dusun Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menandatangani surat pernyataan menutup eks lokalisasi secara permanen, dan memastikan bersih dari kegiatan prostitusi. Penandatanganan tersebut, disaksikan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Tempat eks lokalisasi di Dusun Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, resmi ditutup, Rabu (22/4/2020). Hal itu ditandai dengan pernyataan bersama pemerintah desa beserta tokoh masyarakat di RT 11, 12 dan 13 desa setempat.
Pasca ditutupnya eks lokalisasi Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro terus memantau tempat-tempat hiburan malam. Termasuk Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melakukan sidak langsung di Kalisari.
Polsek Truck Polres Bojonegoro, menggelar Operasi Pekat dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Bojonegoro dan sekitarnya, juga berdampak terhadap penjualan buah lokal yang berada di wilayah Kota Ledre.
Pasca ditutupnya tempat lokalisasi di Kabupaten Bojonegoro beberapa tahun lalu, berbagai upaya dilakukan untuk menjadikan tempat eks tersebut jadi positif. Salah satunya yang dilakukan PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Trucuk yang mengadakan khataman rutin di eks lokalisasi Kalisari, Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.
Saat ini, terjadi penurunan okupansi hotel yang ada di Bojonegoro. Untuk mengatasi hal itu, para pengelola hotel memaksimalkan bagaimana cara memikat warga lokal dengan produk yang ada.
Pengerjaan proyek pipa Pertagas yang melintas di Kabupaten Bojonegoro dipermasalahkan pelaksanaanya. Karena masalah pemberdayaan tenaga lokal dan IMB, akibatnya pelaksanaan proyek Nasional itu sempat dihentikan.