Pergi ke negara orang bagi saya yang paling sulit adalah mencari masakan rasa Indonesia. Maklum lidah saya terlalu "setia" dengan pecel, rawon, soto, sate, gudeg, rendang, rujak cingur.
Blok Media Group (BMG) yang membawahi blokBojonegoro.com dan blokTuban.com punya dua wartawan dengan kompetensi Utama. Hal itu dipastikan dua perwakilan BMG; Chief Executif Officer (CEO) BMG, Muhammad Abdul Qohhar dan Pemimpin Redaksi blokTuban.com, Sri Wiyono dinyatakan berkompeten dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 24 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.
Antusias masyarakat melihat lomba drumband yang diselenggarakan Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro Minggu, (23/9/2018) pagi begitu tinggi.
Masih dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-73 dan Hari Jadi Desa Tejo, Kecamatan Kanor yang ke-637, hari ini ada lomba parade drumband, Minggu (23/9/2018).
Setiap ada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), manajemen Blok Media Group (BMG) yang membawahi blokBojonegoro.com dan blokTuban.com selalu mengirimkan bagian redaksi menjadi peserta. Termasuk saat UKW Sabtu (22/9/2018) hingga Minggu (23/9/2018) yang digelar pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.
Bantuan Beras Bersubdi (Tuan Rasidi) bagi masyarakat Bojonegoro kembali disalurkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre III Bojonegoro kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran Tuan Rasidi tersebut bagi masyarakat Bojonegoro dimulai sejak tanggal 19 hingga 25 September 2018.
Selama dua hari, tepatnya Sabtu (22/9/2018) hingga Minggu (23/9/2018), pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Sekitar 48 peserta terdaftar menjadi peserta.
Meski pertumbuhan ekonomi diklaim terus meningkat setiap tahun, namun angka pengangguran di Kabupaten Bojonegoro masih terbilang cukup tinggi. Berdasar pendataan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Tenagakerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro pada awal Januari sampai Agustus 2018, tercatat masih ada 23.617 warga yang belum bekerja.
Tahun Baru Hijriyah sudah berlalu lebih dari seminggu. Umat Islam kembali bergemuruh untuk memperingati 10 Muharram atau Hari Asyura’. Ada yang berpuasa, membuat acara-acara seremonial atau bahkan, jika datang ke Iran (kawasan yang mayoritas Syiah) anda akan disuguhi sebuah pertunjukan yang mengerikan. Yakni, menghajar diri sendiri dengan benda-benda tajam. Hal itu dilakukan sebagai ritual untuk ikut merasakan pedih yang dialami Husain bin Ali bin Abi Thalib, Cucu Nabi Muhammad SAW yang disiksa Yazid bin Muawiyah dengan kejam.