UNBK, Pensil 2B Tak Lagi Eksis
Sebelum adanya UNBK, pensil 2B menjadi primadona menjelang Ujian Nasional (UN), namun kini eksistensi pensil 2B menjelang UN mulai redup.
Sebelum adanya UNBK, pensil 2B menjadi primadona menjelang Ujian Nasional (UN), namun kini eksistensi pensil 2B menjelang UN mulai redup.
Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendatang untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) /Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) , sejumlah sekolah terus melakukan berbagai persiapan, bahkan beberapa waktu lalu telah dilakukan tahapan sinkronisasi serta simulasi tahap kedua.
Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendatang, siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Abu Darrin Kecamatan Dander mengikuti simulasi atau uji coba pelaksanaan UNBK.
Kelainan penyakit jantung yang dialami Dewi Sintia Sari (9) hingga kini masih terus dilakukan pengobatan sekaligus untuk menunggu kepastian jadwal operasi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Dr. Soetomo, Kota Surabaya.
Menjelang libur tahun baru, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengklaim sudah menambah stok untuk keperluan liburan.
Gelas bekas minuman (soft drink) yang sudah tak terpakai ternyata bisa menjadi barang mewah. Seperti yang dilakukan oleh Jumiati, yang mengubah gelas bekas menjadi tas bagus.
Setelah melaksanakan tahapan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bojonegoro, dua kades di kota Ledre dilantik Bupati Bojonegoro, Kamis (7/12/2017). Dua Kades tersebut yakni dari Desa Beged Kecamatan Gayam dan Desa Alasgung Kecamatan Sugihwaras.
Laga pamungkas antara Persibo Bojonegoro Vs PSKC Cimahi yang digelar di Stadion Citarum Kota Semarang, pada Jumat (8/12/2017) siang besok, bakal menjadi penentu siapa yang berhak mewakili grup B untuk lolos ke putaran 16 besar, Liga 3 Nasional.
Sampai saat ini masih belum ada regulasi yang mengatur Saluran Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini yang saat ini marak. Rencana pemerintah untuk melegalkan SPBU mini kini sudah tidak terdengar lagi.
Melihat anak malas belajar seakan membuat miris kita sebagai orang tua. Pengorbanan yang dilakukan berwujud meteriil seakan tidak ada artinya untuk membuat mereka keranjingan belajar. Belum lagi, setelah terpenuhinya fasilitas teknologi berupa gadget, juga tidak serta merta menumbuhkan kemauan belajar. Yang jamak justru, mereka terlelap dalam buaian teknologi sehingga aktifitas belajar ‘seakan-akan tidak perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh’.