PPDB 2017
Inilah Bobot Nilai Sertifikat dari Setiap Tingkat
Bobot nilai sertifikat atau piagam siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berpretasi berbeda-beda, yaitu nilai dari tingkat kecamatan hingga internasional.
Bobot nilai sertifikat atau piagam siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berpretasi berbeda-beda, yaitu nilai dari tingkat kecamatan hingga internasional.
Memasuki hari ke tiga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMP) Online di Bojonegoro, permohonan nilai untuk sertifikat atau piagam bagi siswa berprestasi di Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro mencapai dua ratus lebih pemohon.
Pada saat pelaksanaan PPDB online tahun 2017, berbagai ganjalan bermunculan. Selain sistem zonasi yang sejak awal dianggap menyulitkan, kali ini keberadaan piagam atau sertifikat yang menjadi perdebatan, mulai jenis perlombaan dan bahkan skoringnya.
Nilai sertifikat atau piagam sebagai tanda bukti siswa Sekolah Dasar (SD) berpretasi, baik akademik maupun non akademik, dirasa bisa menjadi peluang tersendiri bagi siswa yang memilikinya, untuk tambahan nilai agar bisa masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diidamkan.
Di tahun ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro menargetkan 3.220 sambungan rumah untuk bisa terlayani oleh PDAM. Berbagai upaya dilakukan PDAM. Namun banyak kendala yang didapatkan saat akan memenuhi target. Kendala yang didapatkan saat ini masih sering terjadi hujan.
Berbeda dengan bulan lalu, menjelang lebaran banyak orang menebus emas di tempat pegadaian untuk digunakan saat lebaran. Namun saat ini, pasca lebaran di tahun ajaran baru banyak orang-orang yang kembali menggadaikan barangnya untuk kebutuhan anak sekolah.
Meskipun Kabupaten Bojonegoro mendengungkan ramah anak, tetapi kasus kekerasan seksual terhadap anak masih marak terjadi. Terbukti dalam sebulan, pada bulan Juni pihak kepolisian menerima empat laporan kekerasan seksual yang dialami anak di bawah umur.
Kerinduan masyarakat terhadap pemimpin yang adil sama dengan kerinduan mereka terhadap tanah lapang yang hijau dan sejuk. Tempat mata meraih keindahannya. Tempat nafas menarik dalam kesejukannya. Tempat hati melepas kepenatannya, atau bahkan lebih dari semua itu.
Karang Taruna (Kartar) Desa Luwihaji menggelar perlombaan bola voli antar desa se-Kecamatan Ngraho, dan mengundang dua desa dari Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Kabar terkait salah satu syarat untuk menjadi calon Kepala Desa (Kades), harus mempunyai ijazah minimal S1 atau sarjana, ternyata tidak benar. Kabar tersebut sebelumnya berhembus dari informasi salah seorang Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro.