Pengusaha Kue Kering Mulai Banjir Pesanan
Meski lebaran masih lama, tetapi pesanan kue kering makin ramai. Produksi kue kering dari berbagai industri rumahan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pun meningkat saat bulan Ramadan.
Meski lebaran masih lama, tetapi pesanan kue kering makin ramai. Produksi kue kering dari berbagai industri rumahan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pun meningkat saat bulan Ramadan.
Momen lebaran menjadi hal yang sangat spesial dan ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Lebaran menjadi salah satu ajang untuk saling memaafkan. Tidak hanya itu saja, saat lebaran Anda bisa mencicipi berbagai hidangan kue dan sajian lainnya seperti lontong, bakso, dan sebagainya.
Saat bulan Ramadan pertengahan atau mendekati lebaran, masyarakat akan disibukkan berbelanja aneka macam kebutuhan untuk menyambut hari raya idul fitri, salah satunya yang laris dan paling banyak diminati adalah membeli Kue Kering (Kuker) dan makanan ringan kiloan dengan beragam cita rasa dan bentuk.
Jajanan seperti kue kering yang biasa disuguhkan saat lebaran Idul Fitri merupakan hal yang wajib ada di meja tiap rumah warga kaum muslimin yang merayakan lebaran, lantaran silaturahmi terasa kurang lengkap tanpa sajian kue kering di rumah.
Memasuki pekan kedua ramadan tahun 2020/1441 H, para pengusaha parcel Lebaran di Kabupaten Bojonegoro mulai menggebut proses produksi, seperti di salah satu produsen parcel Lebaran di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Kota Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro ini.
Bermula dari kesukaannya dengan berbagai macam kue kering sejak kecil, Mia Nur Fadhilah, Mahasiswi IKIP PGRI Bojonegoro mulai belajar membuat beraneka macam kue kering yang kini laris manis diserbu pembeli untuk suguhan lebaran.