Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, Pemkab Bojonegoro melaunching Kartu Petani Mandiri (KPM) di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/7/2019).
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, Pemkab Bojonegoro melaunching Kartu Petani Mandiri (KPM) di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/7/2019).
Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lumbung pangan nasional, dimana kabupaten ini ada pada barisan teratas di Provinsi Jawa Timur yang dianggap berhasil dalam produksi hasil pertanian. Kabupaten yang daerahnya dilewati Sungai Bengawan Solo ini memiliki keunikan dan permasalahan yang dihadapi pada sektor pertanian.
Rencana launching Kartu Petani Mandiri (KPM) yang bakal dilaksanakan di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, terus disosialisasikan ke mitra kerja, Rabu (17/7/2019). Diundangnya mitra kerja Disperta itu agar ikut andil dalam persiapan launching KPM.
Program Petani Mandiri (PPM) yang merupakan program prioritas pemkab di sektor pertanian.
Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menargetkan sebanyak 120 Kelompok Tani (Poktan) di Bojonegoro pada akhir Juli bakal menerima Kartu Petani Mandiri (KPM), yang kemudian digunakan untuk menerima Progam Petani Mandiri (PPM) dari Pemkab Bojonegoro.
Bantuan Sosial Beras Kesejahteraan (Bansos Rastra) yang tertunggak selama 3 bulan mulai hari, Senin (16/4/2018) ini mulai disalurkan kepada setiap masing-masing desa guna disalurkan secara langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bojonegoro didominasi oleh siswa SD. Hal itu sesuai data dari Koordinator PKH Bojonegoro, Yossi Wichaksono.