PPKM Mikro di Jatim Dinilai Efektif
Pemberlakuan PPKM Mikro tahap pertama yang diberlakukan di Jatim telah dimulai sejak tanggal 9 Februari dan akan berakhir pada 22 Februari 2021.
Pemberlakuan PPKM Mikro tahap pertama yang diberlakukan di Jatim telah dimulai sejak tanggal 9 Februari dan akan berakhir pada 22 Februari 2021.
Kasus baru positif Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) bertambah. Namun di sisi lain, pasien sembuh juga meningkat.
Sempat sama di angka 60, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (21/2/2021) turun menjadi 58 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan saat ini pemerintah sedang befokus pada penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk Pulau Jawa dan Bali sebagai upaya agar Indonesia bebas Covid-19.
Satgas Penanganan Covid-19 meminta fasilitas - fasilitas kesehatan yang menangani pasien Covid-19 segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan pemerintah terkait pencairan instentif tenaga kesehatan (nakes)/ medis. Hal ini agar pencairannya tidak tertunda, dan tenaga medis segera menerima insentif.
Pada perkembangan pasien sembuh per 20 Februari 2021, pasien sembuh sudah melebihi angka 1 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.078.840 orang dengan persentasenya menjadi 84,9%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 9.835 orang.
Pandemi Covid-19 yang telah melanda kurang lebih satu tahun ini mengharuskan warga masyarakat tetap menggunakan masker, terutama yang sering digunakan yakni masker earlop.
Pemerintah daerah harus memiliki standar dan lokasi pembuangan sampah medis yang aman bagi masyarakat dan lingkungan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan hal ini agar tidak menimbulkan masalah kesehatan lainnya.
Jumlah pasien di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sama dengan tambahan kasus baru, yakni 8 orang.
Perkembangan terkini pada kasus positif Covid-19 per 18 Februari 2021 terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 9.039 kasus dengan jumlah kasus aktif 160.494 kasus atau persentasenya 12,8% dibandingkan rata-rata dunia 20,52%. Jumlah kesembuhan sebanyak 1.058.222 kasus atau 84,5% dibandingkan rata-rata dunia 77,26%. Pada kasus meninggal sebanyak 33.969 kasus atau 2,8% dibandingkan rata-rata dunia 2,21%.