Kebakaran Rumah di Wadang Ngasem, Kerugian Hingga Rp623 Juta
Kebakaran rumah terjadi di RT.11/RW.04, Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (1/2/2021) malam.
Kebakaran rumah terjadi di RT.11/RW.04, Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (1/2/2021) malam.
Kebakaran hebat terjadi di Dusun Wadang, Desa Wadang RT.11/RW.04 Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Kebakaran diduga dari arus pendek korsleting listrik.
Sabtu (16/01/2021), kebakaran terjadi di Dusun Bladokan, Desa Pragelan Rt 18 Rw 06, Kecamatan Gondang, Bojonegoro. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.
Pemadam kebakaran Kota Bojonegoro mencatat ada 112 peristiwa kebakaran di Kota Bojonegoro selama tahun 2020. Kebakaran tersebut kebanyakan terjadi karena korsleting listrik. Akibatnya banyak sekali penanganan terkait kebakaran dalam satu tahun.
Sekitar pukul 00.15 Wib Rabu dini hari (28/12/2020), terjadi kebakaran yang menghanguskan kandang sapi milik Waniti warga asal Desa Bareng RT.18/RW.5 Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Bojonegoro menyalurkan bantuan donasi kebakaran kepada Subandi yang beralamatkan di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk. Subandi merupakan salah satu guru madrasah di bawah naungan PC LP Ma'arif NU Bojonegoro di MI Al Hikmah, Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk yang terkena musibah kebakaran rumah pada tanggal 11 November 2020 lalu.
Rumah ukuran 10x12 meter milik Ji'ah (42) warga Dusun Ngantru, Desa Sekaran Kecamatan Kasiman Bojonegoro, terbakar 50 persen, Jumat (27/11/2020) siang.
Warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, dikagetkan peristiwa kebakaran yang melahap 3 rumah warga desa setempat, Sabtu (21/11/2020) siang. Bahkan untuk memadamkan amukan si jago merah itu, 4 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Warga Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Selasa (11/11/2020) dikagetkan dengan peristiwa kebakaran rumah yang menghanguskan 3 rumah warga desa setempat. Akibatnya, total kerugian material yang diderita ketiga korban jumlahnya mencapai Rp355 juta (355.550.000)