Diduga Masalah Warisan, Warga Kedungadem Bacok Kerabatnya
PL (36) warga Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tega membacok kerabatnya sendiri dengan golok hingga terluka parah. Korban MT (53), masih sepupu dari istri tersangka.
PL (36) warga Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tega membacok kerabatnya sendiri dengan golok hingga terluka parah. Korban MT (53), masih sepupu dari istri tersangka.
Persoalan keluhan masyarakat yang mengantri maupun pemberhentian kerjasama rumah sakit, tidak sepenuhnya kesalahan BPJS Kesehatan. Namun Kepala BPJS Kesehatan, Masrur Ridwan meminta pelayanan kesehatan harus diperbaiki.
Menstruasi adalah siklus bulanan yang dialami oleh setiap perempuan. Sayangnya, kondisi ini sering menyebabkan para perempuan merasa terhalang untuk berolahraga, terutama renang.
Komunitas Crafter Bojonegoro (KCB) merupakan wadah bagi para perempuan, yang ingin menyalurkan bakat dan juga belajar tentang kerajinan tangan. Berawal karena ingin mengumpulkan para produsen crafter, kemudian terbentuklah KCB.
Dalam pelaksanaan Job Market Fair (JMF) sehari yang dilaksanakan di Aula Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro, Senin (9/4/2018) tersedia puluhan ribu lowongan kerja dari 29 perusahaan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan hearing, dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS ) Kesehatan di ruang Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Senin (9/4/2018). Hal itu dilakukan setelah adanya keluhan masyarakat.
Puluhan ribu lowongan kerja yang ditawarkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi jawa Timur, pada pelaksanaan Job Market Fair (JMF) yang dilaksanakan di Bakorwil Bojonegoro, Senin (9/4/2018). JMF itu, diikuti oleh puluhan perusahaan dari berbagai wilayah yang bergerak dari berbagai bidang
Menstruasi adalah siklus yang terjadi pada hampir semua wanita. Biasanya, anak perempuan akan mengalami menstruasi pertama pada usia 12 tahun ke atas.
Tanaman padi petani di sejumlah desa di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro terancam gagal panen. Sejumlah desa yang mengalami kekeringan tersebut di antaranya, Desa Balongdowo dan Desa Krisik. Pantuan di lapangan, ratusan hektar sawah padi yang baru saja tanam mengalami kekeringan. Tanahnya terlihat pecah-pecah karena kekurangan air.
Setiap tahun banyak masyarakat Bojonegoro yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini, memang sering menjadi penyakit mematikan yang menyerang masyarakat bahkan sampai menimbulkan kematian.