Kekeringan meluas, Diprediksi Hujan Masih Bulan November
Kekeringan di Kabupaten Bojonegoro diprediksi terus meluas. Diprediksi, turunnya hujan diperakirakan masih pada bulan November 2018 mendatang.
Kekeringan di Kabupaten Bojonegoro diprediksi terus meluas. Diprediksi, turunnya hujan diperakirakan masih pada bulan November 2018 mendatang.
Saat ini, kamu atau salah seorang teman, atau keluarga, kemungkinan menderita diabetes dan tidak menyadarinya. Menurut hasil penelitian Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) dari Kementerian Kesehatan Indonesia pada tahun 2013, sekitar 12 juta penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun mengalami diabetes tipe 2.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Jawa Timur (Jatim) mengeluarkan surat kebijakan pembebasan pajak daerah untuk rakyat Jatim.
Rangkaian dalam acara Haul Ki Andongsari ke 236 di Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro, bakal dimeriahkan dengan Kirab Pusaka Ki Andongsari, pengajian umum, tasyakuran hingga hiburan Sandur Kembang Desa.
Ketersediaan buku nikah di Kabupaten Bojonegoro dipastikan aman dan tidak mengalami kelangkaan atau kekurangan. Bahkan ketersediaan buku nikah di semua Kantor Urusan Agama (KUA) Bojonegoro masih ada.
Kebakaran Open Tembakau kembali terjadi di Desa Belun, Kecmatan Temayang, Minggu (30/09/18). Diduga kebakaran itu akibat dari tembakau yang kering jatuh ke tungku perapian yang digunakan untuk pemanas.
Akhir bulan September tahun 2018 ini, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional terpantau relatif stabil. "Harganya masih normal dari sepekan yang lalu, untuk kedepannya semoga tidak naik," ungkap salah satu pedagang sembako di pasar tradisional Kecamatan Sumberrejo, Yasin, Sabtu (29/9/2018).
Orangtua pasti bangga jika anaknya mendapat nilai sekolah yang bagus dan sempurna. Sayangnya, tidak semua anak memiliki kemampuan belajar yang sama. Ada anak yang dengan mudah mendapatkan nilai bagus di sekolah dan sebaliknya.
Aksi damai yang dilakukan oleh para GTT/PTT yang ada di Bojonegoro, Kamis (27/9/2018) kemarin adalah hal yang wajar dilakukan, karena mereka menuntut haknya untuk diperhatikan kesejahteraannya.
Rencana izin tidak mengajar selama enam hari yang dilakukan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) yang ada di Bojonegoro semua jejang sekolah bakal tetap dilakukan. Bahkan seluruh GTT/PTT tersebut sudah sepakat pada tanggal itu semua tidak melakukan aktivitas mengajar di sekolah masing-masing.