Skip to main content

Category : Tag: Ke


Evaluasi PPKM DKI Jakarta dan Jawa Barat Dapat Menjadi Contoh

Seluruh daerah di Indonesia harus bisa memetik pelajaran dari hasil evaluasi penanganan Covid-19 di provinsi ibukota DKI Jakarta, dan provinsi Jawa Barat. Kedua provinsi tersebut memperlihatkan perkembangan kearah yang lebih baik pada kabupaten/kotanya selama 3 minggu pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perkembangan Penanganan Membaik Bukan Alasan Berpuas Diri

Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia belakangan ini berkembang ke arah yang lebih baik. Hal ini ditandai angka kesembuhan harian yang terus meningkat hingga mencapai lebih dari 12 ribu orang per hari. Dan jumlah pasien sembuh kumulatifnya sudah melebihi 900 ribu orang atau persentasenya 81,5 persen dari total 1,1 juta orang yang pernah terkonfirmasi positif.

Satgas Optimis PPKM Berdampak Signifikan Dalam Penanganan Covid-19

Perkembangan terkini pada kasus positif Covid-19 per 4 Februari 2021 terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 11.434 kasus dengan jumlah kasus aktif 175.068 kasus atau persentasenya 15,5% dibandingkan rata-rata dunia 24,76%. Jumlah kesembuhan sebanyak 917.306 kasus atau 81,7% dibandingkan rata-rata dunia 73,07%. Pada kasus meninggal sebanyak 31.001 kasus atau 2,8% dibandingkan rata-rata dunia 2,17%.

Siaga I, Debit Air Bengawan Solo Terpantau Turun

Setelah mengalami peningkatan pada Jum'at, (5/2/2021), Debit air Bengawan Solo hari ini terpantau turun, meski air masih terlihat tinggi, Sabtu (6/2/2021) di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Pasien Sembuh Semakin Meningkat Mencapai 926.980 Orang

Perkembangan penanganan Covid-19 per 5 Februari 2021, pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 9.674 orang. Penambahan harian ini meningkatkan jumlah kumulatif menjadi 926.980 orang atau persentasenya 81,7%.

2 Provinsi ini Layak Jadi Acuan Penanganan Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengajak pemerintah daerah untuk belajar dari kabupaten/kota pada 2 provinsi yaitu Kalimantan Barat dan Riau. Karena memiliki zona kuning atau risiko rendah yang mendominasi.