Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro Menjadi 41 Orang
Sempat tetap 42 orang, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (21/3/2021).
Sempat tetap 42 orang, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (21/3/2021).
Penambahan kasus terkonfirmasi positif mengalami penurunan yang signifikan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa hal ini bukan dikarenakan jumlah pemeriksaan (testing) yang menurun. Malahan pemerintah terus menggencarkan pemeriksaan Covid-19.
Perkembangan pasien sembuh per 20 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,2 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.284.725 orang dengan persentasenya di angka 88,2%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.760 orang.
Satgas Penanganan Covid-19 menyayangkan dibatalkannya partisipasi dari tim nasional bulutangkis Indonesia, yang akan berlaga di ajang All England 2021, di Inggris. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta para atlit dan tim official tidak patah semangat dan tetap optimis.
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, kembali mengimbau negara-negara di dunia untuk tidak berhenti menggunakan vaksin COVID-19 AstraZeneca. Data terbaru dari panel keamanan vaksin, kata WHO, tidak menunjukkan relasi antara pembekuan darah dengan penggunaan vaksin AstraZeneca.
Pemerintah Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani pandemi Covid-19. Mulai dari pemerintah di tingkat pusat, hingga penanganan ke tingkat daerah dan tingkatan terkecil sekalipun, yaitu kelurahan dan desa. Dan saat ini, perkembangan penanganan Covid-19 perlahan berjalan ke arah yang diharapkan.
Sebanyak 8 pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, dinyatakan sembuh, Sabtu (20/3/2021). Kasus baru juga bertambah sebanyak 8 orang.
Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, membuat para petani cabai di Kabupaten Bojonegoro mengalami kerugian. Tanaman cabai merah besar, yang sudah memasuki masa panen tersebut, justru malah tidak bisa dipanen.
Pemerintah terus berupaya menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Salah satu cara yang tengah digencarkan adalah melalui program vaksinasi. Selain upaya luar biasa menghadirkan vaksin COVID-19, pemerintah terus melakukan langkah-langkah lainnya sebagai upaya percepatan proses vaksinasi nasional COVID-19.
Sinovac sebagai produsen vaksin COVID-19, menyebutkan bahwa masa simpan (shelf life) vaksinnya mencapai 3 tahun.