Kakan Kemenag Bojonegoro Lantik 2 Pejabat Pengawas
Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Munir siang ini melantik 2 pejabat pengawas di lingkungan Kemenag Bojonegoro, Rabu (9/3/2022).
Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Munir siang ini melantik 2 pejabat pengawas di lingkungan Kemenag Bojonegoro, Rabu (9/3/2022).
Operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kembali menyelenggarakan lokakarya virtual untuk kontraktor lokal pada 10 Februari 2022. Lokakarya ke-23 ini diikuti 87 kontraktor dari Bojonegoro, Jawa Timur.
Kakek berusia 70 tahun, Supadi rela mengelilingi Bojonegoro Kota untuk berjualan sandal japit terapi demi menghidupi dirinya sendiri. Bapak yang hidup sebatang kara tersebut berasal dari Desa Tobo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Seorang pria asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Ahmad Agung Ferianto membuka layanan jasa 'Kak Rental', program tersebut bergerak di bidang sosial dan pendidikan.
Vaksinasi Covid Pertama Jatim, Mulai Pejabat Hingga Youtuber Bayu Skak
Sanggar Sumilak Balen, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan calon tutor menulis cerita cekak (Cerkak), Minggu (22/11/2020).
Selain memerhatikan pola makan, olahraga juga penting dilakukan untuk membakar lemak. Dengan banyaknya pilihan aktivitas fisik, kita tentu ingin mencari olahraga yang membakar lemak paling banyak.
Abdul Hafid (20) anggota Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Sampang yang berjalan kaki dari kampung halamannya menuju kediaman Maulana Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya siang tadi sudah sampai Kecamatan Ngasem menuju Kecamatan Ngambon.
perator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk menggelar Lokakarya Pengembangan Usaha Produktif bagi Perempuan dan Difabel di Balai Kecamatan Dander, Rabu (29/7/2020). Kegiatan ini merupakan bagian dari program mocaf yang diinisasi EMCL, dengan melihat batasan yang bukan penghalang bagi Difabel di Dander untuk terus berkembang dan menjadi produktif.
Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah, para penjahit alas kaki di wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai kebanjiran pesanan.