Tahun Baru, Pengunjung Wisata Kayangan Api Membludak
Libur Tahun Baru 2022 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur salah satunya mengunjungi tempat wisata, tentunya hal tersebut membuat kawasan wisata jadi ramai pengunjung.
Libur Tahun Baru 2022 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur salah satunya mengunjungi tempat wisata, tentunya hal tersebut membuat kawasan wisata jadi ramai pengunjung.
Hari libur natal dan tahun baru ini, destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro ditutup, untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di area wisata.
Dibukanya kembali pariwisata di Bojonegoro secara simbolis di wisata kahyangan api, otomatis tempat wisata lain bisa mulai kembali buka, setelah tutup saat covid-19 merebak.
Kahyangan Api merupakan salah satu wisata bersejarah di Bojonegoro, bahkan kekayaan sejarah wisata ini sudah tersiar hingga nasional. Tercatat pada tanggal 7 Juni tahun 2000, api Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-XV diambil dari Kahyangan api ini.
HUT Bhayangkara, Polres Syukuran di Kahyangan Api
Pemindahan lokasi pertunjukan ke pendopo Khayangan Api memang sangat disayangkan oleh para pengunjung yang datang ingin menyaksikan penampilan Anji, dalam rangka Festival Geopark Bojonegoro 2018 di Wisata Kahyangan Api. Pasalnya pendopo yang digunakan kurang ideal dan kurang luas.
Panitia Festival Geopark 2018 telah menyiapkan panggung untuk lokasi pementasan hiburan dan tempat Anji manggung. Namun karena hujan, maka pendopo Kayangan Api disulap menjadi tempat hiburan, Minggu (25/11/2018) malam. Tampak, tari tengul sedang mementaskan kebolahannya.
Malam terakhir di Festival Geopark kurang mengenakkan, Minggu (25/11/3018). Sebab, hujan yang mengguyur sekitar tempat acara, yakni Kayangan Api belum juga reda, sehingga membuat acara kocar-kacir. Tampak, tempat duduk ditinggal oleh pengunjung yang memilih mencari tempat teduh.