Berbagi, Kejari Bojonegoro Santuni Anak Yatim
Kejaksanaan Negeri (Kejari) Bojonegoro memberikan santunan anak yatim di aula kantor setempat, Selasa (5/6/2018). Kegiatan berbagi dalam agenda bulan suci Ramadan dirangkai dengan buka puasa bersama.
Kejaksanaan Negeri (Kejari) Bojonegoro memberikan santunan anak yatim di aula kantor setempat, Selasa (5/6/2018). Kegiatan berbagi dalam agenda bulan suci Ramadan dirangkai dengan buka puasa bersama.
Maraknya warung atau kafe yang menyediakan layanan internet, terlebih warung yang berada di daerah perdesaan mampu mendongkrak penjualan peralatan jaringan internet nirkabel atau wifi.
Nama batu onix sebagai kerajinan tangan yang ada di Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat luas. Kerajinan yang terbuat dari batu onix dari pegunungan Kramat Desa Jari itu masih banyak peminat.
Merasa tak ditanggapi Kejaksaan Negeri (Kejari), beberapa warga Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro yang beberapa waktu lalu melaporkan Kepala Desa (Kades) mereka dengan dugaan korupsi mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Senin (5/2/2018).
Keluarga besar Kejaksaan Negeri yang pernah memimpin korps Adhyaksa di Kabupaten Bojonegoro mulai tahun 1990 sampai 2016 berkumpul melepas kangen. Meskipun sederhana acara yang diadakan di rumah makan Bebek Harissa Bojonegoro, Sabtu (27/1/2018) malam berlangsung semarak.
Sejumlah warga Desa Trojalu, Kecamatan Baureno mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro guna melaporkan Kepala Desa setempat yang diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2016-2017, Rabu (23/1/2018).
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro akhirnya menahan SH Kepala Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro. Penahanan Kades dikarenakan tersangka diduga menggelapkan dana desa senilai Rp200 juta.
Siapa sangka, panjang jari tangan bisa memprediksi seberapa hebat kemampuan seseorang dalam bidang olahraga. Memang aneh, tapi penelitian ilmiah membuktikannya.
Istimewa. Satu kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan kerajinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi. Sebab, kegemarannya menulis berbuah buku. Tidak tanggung-tanggung, buku yang dirilis ini adalah ketiga dengan judul “Jaksa 24 Jam”.
Utusan delegasi dari fungsional Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, mengunjungi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Bojonegoro, Kamis, (5/9/2017) pagi.