#blokBojonegoroTV
2 Alat Sampai Bojonegoro, Ini Jadwal 4 Alat Jumbo Berikutnya
2 Alat Sampai Bojonegoro, Ini Jadwal 4 Alat Jumbo Berikutnya
2 Alat Sampai Bojonegoro, Ini Jadwal 4 Alat Jumbo Berikutnya
Moving enam alat untuk proyek GPF JTB yang melewati perjalanan dari BBI Pasuruan ke Jetty Maspion Gresik dan dilanjutkan Heavy Inland Transport (HIT) dari Jetty Maspion Gresik melewati Lamongan- Bojonegoro sejauh 140 Kilometer, saat ini untuk absorber section 2 sudah sampai di lokasi proyek JTB, sedangkan untuk absorber section 3 istirahat di rest area jembatan timbang Baureno.
Pemadangan unik tersaji saat kendaraan pengangkut alat berat proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) melintas. Tepatnya sekitar pukul 00.05 WIB, Sabtu (7/12/2019) dinihari di jembatan turut Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Sebelum melintasi jembatan, petugas bagian teknik sudah memantau kondisi jalan melalui perangkat elektronik. Ada seorang berada di depan perangkat komputer saat alat berat proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di bagian timur jembatan.
Keberadaan moving alat berat berukuran jumbo milik proyek gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) benar-benar ditunggu masyarakat. Tidak sedikit yang merasa kagum.
Proses pengiriman alat berat PT. Rekayasa Industri (Rekind) untuk melengkapi peralatan Eksploitasi Gas yang ada di lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), sudah dimulai tanggal 28 Nopember 2019. Peralatan Kontraktor Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) Gas Proccesing Facilities (GPF) JTB itu sempat diistirahatkan di Gresik dan Lamongan.
Proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu, menunjukkan kinerja yang progresif dari aspek konstruksi,drilling maupun skema project financing. Progres konstruksi Gas Processing Facility (GPF) telah melampaui target progres di angka 25% atau lebih cepat 1% dari target 24% di semester I tahun 2019.
Salah satu akses utama menuju lokasi pengeboran gas di Jambaran-Tiung Biru (J-TB) tepatnya berada di jalan raya Clangap Gayam, kondisinya kurang baik.
Penipuan yang berkedok pemberian kontrak pekerjaan dalam hal pengadaan barang (Purchase Order/ PO) atau pengadaan jasa (Kontrak/Perjanjian), berpotensi terjadi di lingkungan proyek-proyek yang besar, seperti Proyek Pengembangan Gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB).