16 Sembuh, Tambahan 31 Kasus Positif di Bojonegoro
Update informasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (24/12/2020) ada tambahan pasien sembuh dan kasus baru juga masih bertambah banyak.
Update informasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (24/12/2020) ada tambahan pasien sembuh dan kasus baru juga masih bertambah banyak.
Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro tampak banyak pasien di depan ruang Inap Gawat Darurat. Adanya banyak pasien hingga membuat pihak rumah sakit untuk mendirikan tenda di depan IGD dari BNPB, Kamis (24/12/2020). Adanya pendirian tenda ialah untuk screening pasien sebelum ditindaklanjuti.
Seluruh gereja dan tempat ibadah di Kabupaten Bojonegoro akan dijaga Polres Bojonegoro saat perayaan Natal. Termasuk memastikan protokol kesehatan (Prokes) diterapkan seluruh jemaat, mulai memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memutuskan meniadakan perayaan malam Tahun Baru 2021, hal tersebut mengingat saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19. Disisi lain, semakin melonjaknya kasus terkonfirmasi positif di Bojonegoro juga menjadi pertimbangan tersendiri.
Menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Bupati Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Kontrak untuk tidak bepergian ke luar daerah. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Bojonegoro.
Untuk mencegah penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang mana kasus harian di Kabupaten Bojonegoro terus meningkat, petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP terus melaksanakan giat Operasi Yustisi Protokol Kesehatan.
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah, mengunjungi Pasar Hewan yang ada di Lettu Suwolo, Kota Bojonegoro, Kamis (24/12/2020). Kunjungan tersebut guna untuk meninjau kegiatan pedagang sapi.
Sejak adanya petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD DR. R. SosodoroDjatikoesomo Bojonegoro yang reaktif saat dilakukan rapid antigen, Kamis (24/12/2020), pihak RSUD DR. R. SosodoroDjatikosomo melakukan penutupan selama satu hari untuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).