Pengujung Tahun 2020, ada 227 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro
Kasus konfirmasi positif di pengujung tahun 2020, Kamis (31/12/2020) ada sebanyak 227 orang.
Kasus konfirmasi positif di pengujung tahun 2020, Kamis (31/12/2020) ada sebanyak 227 orang.
Hingga 23 Desember 2020, progres realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mencapai Rp502,71 Triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp695,2 Triliun. Pemerintah terus berupaya memaksimalkan penyaluran program PEN hingga akhir tahun 2020 untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi nasional, juga guna penanganan Covid-19 bidang kesehatan.
Meningkatnya angka covid-19 di Kabupaten Bojonegoro atau masuk kategori zona merah. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, berupaya melakukan penyemprotan cairan disinfektan, Kamis (31/12/2020).
Siapa yang Berpotensi Terpapar Covid-19 ? Simak....!!!
1,8 Juta Vaksin Sinovac Tahap II Tiba di Indonesia
Bagaimana Kabar Covid di Indonesia? Simak Evaluasi dan Proyeksi
Meskipun pihak wali murid telah membuat surat pernyataan bermaterai guna memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka semester genap bulan Januari 2021 mendatang di tengah pandemi covid-19 yang tak kunjung selesai. Kini dipastikan sekolah tatap muka kembali ditunda, sebab kasus covid-19 di Kabupaten Bojonegoro kembali meningkat dan Bojonegoro sendiri masuk ketegori zona merah penyebaran covid di Jawa Timur.
Pasien sembuh harian Covid-19 per 30 Desember 2020, terus meningkat kumulatifnya menjadi 603.741 orang atau persentasenya 82,1%. Jumlah tersebut termasuk juga penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.958 orang
Ingat, Covid Belum Berakhir, Liburan Akhir Tahun di Rumah Saja
Wanita hamil termasuk kelompok berisiko terinfeksi virus corona Covid-19, selain lansia, orang kelebihan berat badan serta orang dengan riwayat medis dan diabetes.