Berita Foto
Senyum Lebar Megatron dan Pemain Pertamina Enduro
Seru dan menegangkan, laga krusial antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Jakarta Livin Mandiri, di lanjutan Putaran 1 Seri II Sumut Proliga 2026 Jumat (16/1/2026) malam.
Seru dan menegangkan, laga krusial antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Jakarta Livin Mandiri, di lanjutan Putaran 1 Seri II Sumut Proliga 2026 Jumat (16/1/2026) malam.
Menjalani pertandingan di Proliga 2026 baik sejak Putaran 1 Seri I Pontianak dan malam nanti di Seri II Sumut, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di sektor setter masih mengandalkan Ajeng Nur Cahaya.
Pekerjaan rumah untuk mengangkat motivasi tim Surabaya Samator cukup berat harus dilalui pelatih Rodolfo Luis Sanchez. Sebab, Proliga 2026 ini harapan tinggi dinanti publik Kota Surabaya.
Saat menyaksikan Proliga 2026 Putaran 1 Seri I Pontianak, terutama ketika Jakarta Popsivo Polwan bermain, sosok libero nomor 14 pasti akan jadi perhatian lebih selain pemain di bagian depan net.
Ikut bermain di Proliga 2026, tepatnya di Gelanggang Olahraga (GOR) Terpadu A. Yani di Pontianak, Kalimantan Barat, bersama Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia atau biasa disebut juga Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, penampilan Shella Bernadetha masih mencuri perhatian.
Baru bermain satu kali di Proliga 2026, tepatnya di Gelanggang Olahraga (GOR) Terpadu A. Yani di Pontianak, Kalimantan Barat, para pemain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia atau biasa disebut juga Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, cukup menyedot perhatian penonton.
Pertandingan seru tersaji di Proliga 2026, Minggu (11/1/2026) siang. Tepatnya saat Jakarta Electric PLN Mobile mengalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0 (25-23, 25-14, 25-23).
Hari ketiga Proliga 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Terpadu A. Yani di Pontianak, Kalimantan Barat, tidak ada kejutan berarti, terutama di sektor putra.
Bagi masyarakat Jawa Timur, dua tim putra dan dan putri yang berlaga di Proliga 2026 adalah kebanggaan. Di sektor putra, para pemain muda Surabaya Samator akan berusaha mati-matian membuktikan diri.
Bisa dibilang Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026 menjadi kuda hitam. Sebab, di tim yang dilansir laman resmi proliga.co.id, hanya beberapa nama yang cukup mentereng dikenal di jagad bola voli nasional.