Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, menyemangati petani muda agar semakin produktif. Hak itu ditunjukan dengan diadakannya pelatihan pembuatan pupuk organik.
Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Bojonegoro, melihat kondisi sosial di sekitarnya. Berupaya memperkuat ketahanan saat pandemi dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, badan otonom (Banom) NU menggelar kegiatan Majelis Fikir
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Bojonegoro, terus menguatkan kader sarjana Nahdlatul Ulama (NU). Termasuk mengadakan safari Ramadan ke kecamatan-kecamatan di Bojonegoro, seperti PAC ISNU Kecamatan Balen, Sabtu (1/5/2021).
Mendengar ISNU serasa masih awam. Hal itu wajar karena Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) sebagai badan otonom (Banom) NU termuda, baru dilembagakan tahun 2012 dan disahkan pada Muktamar ke-32 NU di Makassar 2010 silam. Terlebih menurut Ketua Umum PP ISNU H. Ali Masykur Musa saat wawancara eksklusif di situs resmi nu.or.id, keanggotaan ISNU hakikatnya sudah ada sejak lama. Bahkan bagi penulis sendiri, sumber kader ISNU sangat jelas baik dari kader IPNU-IPPNU, PMII, Fatayat ataupun Muslimat, Ansor dan lainnya yang sudah menamatkan jenjang akademik baik pada jenjang S1, S2, dan S3.
Keberadaan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) sebagai wadah sarjana NU terus ditunjukkan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan intelektual. Seperti yang dilakukan PC ISNU Kabupaten Bojonegoro yang mengadakan Lomba dan Membuka Klinik Penulisan Opini atau Esai Inspiratif bagi penulis pemula.
Meskipun kondisi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Bojonegoro ikut mencerdaskan anak bangsa. Badan otonom NU yang mewadahi para sarjana itu mempersiapkan santri dan juga pemuda dalam mempersiapkan diri di era milenial.
Kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus atau Covid-19 telah ditentukan dengan social distancing. Menurunnya aktivitas masyarakat berimbas pada menurunnya perekonomian sejumlah masyarakat yang tidak bisa bekerja di tengah pandemi Covid-19 ini.
Upaya membantu masyarakat terdampak Covid-19, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sumberrejo membagikan ratusan paket sembako, Rabu (22/4/2020).
Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Bojonegoro, turut prihatin adanya pandemi virus Corona di Kota Ledre. Sehingga badan otonom (Banom) NU yang beranggotakan sarjana memberikan santunan sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak virus corona.
Pendidikan merupakan faktor yang sangat menentukan bagi masa depan seseorang, karena hal tersebut merupakan salah satu upaya mendapat bekal keilmuan. Akan tetapi kebutuhan akan biaya pendidikan memang tidak sedikit, Hal ini tentu menjadi beban tersendiri, terlebih untuk anak Yatim.