Mbah Parmi, Puluhan Tahun Jadi Tukang Pijat Tradisonal
Tubuhnya sudah mulai kriput dimakan oleh usia. Namun apa daya demi kebutuhan hidup, Parmi (60) masih tetap berjuang jadi tukang pijat tradisonal.
Tubuhnya sudah mulai kriput dimakan oleh usia. Namun apa daya demi kebutuhan hidup, Parmi (60) masih tetap berjuang jadi tukang pijat tradisonal.
Beredarnya informasi bahwa BPJS Kesehatan tak lagi menanggung semua biaya delapan penyakit katastropik seperti jantung, gagal ginjal, kanker, stroke, sirosis hepatitis, thalassemia, leukimia, dan hemofilia, disikapi BPJS Bojonegoro.
Memperingati Hari Juang Kartika atau HUT TNI AD ke 72, Kodim bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah di Pendopo Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro, Kamis (07/12/2017).
Memperingati HUT Hari Juang Kartika atau HUT TNI AD, Kodim 0813 Bojonegoro menggelar kegiatan karya bhakti sosial di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Selasa (5/12/2017).
Terakit wacana untuk menerapkan cost sharing akibat defisit yang terlalu tinggi yang dialami oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Humas Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Sosodor Djatikoesomo, Thomas Djaja mengungkapkan, tidak tahu persoalan tersebut. Namun menurutnya, sampai saat ini biaya untuk penyakit katastropik masih ditanggung BPJS Kesehatan.
Rencana Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) Kesehatan yang tidak menanggung 8 penyakit katastropik membuat resah banyak orang. Kedelapan penyakit tersebut diantaranya jantung, kanker, stroke, leukimia, ginjal, talesemia, hipatitis, hemofilia.
Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Bubulan-Sekar, Kabupaten Bojonegoro ada yang tertimbun tanah, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga jalan berlumpur dan licin, tepatnya di Dusun Atasangin, Desa Deling, Kecamatan Sekar.
Pelaku jasa ekspedisi di Kabupaten Bojonegoro saat ini terus meningkat hal tersebut ditunjang kebutuhan terhadap jasa ekspedisi yang saat ini juga semakin tinggi. Perusahaan ekspedisi dari pusat mulai merabah ke kabupaten dengan membuka kantor cabang.
Meskipun proses seleksi pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro sudah selesai dilaksanakan 23 hari yang lalu, tepatnya tanggal 26 Oktober 2017. Namun dari 394 desa yang melaksanakan pengisian perangkat desa tersebut, baru 43 desa yang sudah melantik perangkat terpilih.
Setelah turunnya izin dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, terkait pemeriksaan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, kini Polres Bojonegoro akan segera menindaklanjuti surat tersebut. Rencananya dua anggota legislatif yang diduga menemui pihak ketiga yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk membuat soal pemilihan perangkat desa serentak beberapa waktu lalu itu, yaitu Univeritas Negeri Semarang (UNNES), akan menjalani pemeriksaan, Kamis (16/11/2017).